Astuti, T
Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEEFEKTIFAN MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SENI TARI SISWA KELAS I SD TUNAS HIDUP HARAPAN KITA KOTA TEGAL Nindhita, L. N; Andaryani, E. T; Astuti, T; Yulianto, S
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.178 KB) | DOI: 10.61290/pgsd.v10i1.14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Project Based Learning (PjBL) terhadap hasil dan motivasi belajar siswa kelas 1 di SD Tunas Hidup Harapan Kita Kota Tegal. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain penelitian Quasi Experimental Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu satu kelas eksperimen yang menerapkan model Project Based Learning dan satu kelas kontrol yang menerapkan metode pembelajaran konvensional. Setiap kelas terdiri dari 17 siswa. Data hasil belajar diperoleh melalui tes hasil belajar yang dilakukan sebelum dan setelah perlakuan. Data motivasi belajar diperoleh melalui angket motivasi belajar yang diberikan pada siswa setelah perlakuan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji-T test SPSS V23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi (0,000 < 0,05), dan nilai rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Selain itu, terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol (0,000 < 0,05), dengan nilai rata-rata motivasi belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model project based learning efektif dalam meningkatkan hasil dan motivasi belajar siswa di sekolah menengah atas. Oleh karena itu, disarankan bagi guru untuk menerapkan model pembelajaran ini dalam proses pembelajaran di kelas.
ANALISIS INTRUMEN PENILAIAN AUTENTIK PADA BUKU SISWA KELAS V TEMA 6 EDISI REVISI 2017 Meiliani, R; Supriyanto, T; Astuti, T; Yulianto, S
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.938 KB) | DOI: 10.61290/pgsd.v10i1.15

Abstract

Penilaian dalam Kurikulum 2013 menggunakan penilaian autentik. Penilaian autentik meliputi tiga aspek, yakni ranah kognitif, ranah afektif, dan ranah psikomotor. Ketiga aspek tersebut harus termuat dalam instrumen pengukuran hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis kualitas instrumen pengukuran hasil belajar pada ranah kognitif, afektif dan psikomotor, (2) menganalisis distribusi jenjang ranah kognitif, afektif dan psikomotor. Metode penelititan adalah kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Objek penelitian adalah buku referensi pendalaman materi. lokasi penelitian dilingkup Gugus Dr. Wahidin Sudirohusoso Kabupaten Tegal. Hasil penelitian menunjukkan indeks validitas isi pada ranah kognitif berkategori tinggi. Distribusi jenjang ranah kognitif pada soal pilihan ganda tidak merata dengan persentase jenjang mengetahui (C1) 53,33%, memahami (C2) 38,33%, dan jenjang menerapkan (C3) 8,3%. Distribusi jenjang ranah kognitif pada soal uraian jenjang mengetahui (C1) 33,33%, memahami (C2) 46% dan jenjang menerapkan (C3) 20%. Indeks validitas isi pada ranah afektif berkategori tinggi dengan distribusi jenjang ranah afektif tidak merata. Indeks validitas isi pada ranah psikomotor berkategori rendah dan distribusi jenjang ranah psikomotor yang tidak merata.