Wiharko, Teguh
Universitas Sangga Buana

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Digital Transformation Technology (Digitech)

Penerapan Metode Forward Chaining Dalam Sistem Pakar Deteksi Kerusakan Hardware Komputer Berbasis Android Rizal Fadilla; Teguh Wiharko
Digital Transformation Technology Vol. 3 No. 2 (2023): Artikel Periode September 2023
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v3i2.2784

Abstract

Seiring berjalannya waktu, teknologi berkembang dengan sangat cepat, kehadiran teknologi ini mewarnai setiap aspek kehidupan di dunia, salah satu contoh penerapannya adalah sistem komputer. Akan tetapi terkadang muncul masalah pada komputer pada saat digunakan. Permasalahan ini terjadi ketika komputer digunakan terlalu rutin, komputer tidak dirawat dan jarang melakukan servis. Hal ini dapat dimaklumi karena banyak pengguna yang tidak mengetahui mengenai masalah komputer. Untuk mengatasi masalah tersebut maka dibuatlah sebuah sistem pakar yang menggunakan metode forward chaining berbasis Android sebagai alat bantu untuk mendiagnosis kerusakan hardware komputer. Forward chaining adalah metode pencarian kesimpulan berdasarkan data atau fakta yang ada. Sistem ini menampilkan pertanyaan tentang gejala kerusakan yang terjadi dan dijawab oleh pengguna. Lalu sistem mencocokkan jawaban pengguna dengan aturan yang telah diakuisisi dari seorang ahli (pakar), dan hasil diagnosis ditampilkan setelah semua pertanyaan diisi. Sistem ini juga memuat informasi mengenai gejala kerusakan hardware yang dapat terjadi, pada menu kamus kerusakan. Sistem ini dibuat menggunakan framework Flutter yang dikembangkan oleh Google dengan versi 3.2. Dengan adanya aplikasi ini, para pengguna komputer yang awam dapat mengetahui ciri-ciri dari kerusakan hardware komputer serta mendapatkan solusi untuk menyelesaikan masalah kerusakan pada komputernya.
Pengembangan Sistem Deteksi Offside Berbasis Metode Yolo dalam Video Pertandingan Sepak Bola Ibnu Malik Mudzopar; Teguh Wiharko
Digital Transformation Technology Vol. 3 No. 2 (2023): Artikel Periode September 2023
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v3i2.2908

Abstract

Deteksi offside dalam sepak bola penting untuk menghindari keputusan wasit yang salah. Beberapa teknik pemrosesan gambar dan pengenalan objek telah dikembangkan untuk mendukung pengenalan halaman otomatis. Salah satu teknologi yang sering digunakan adalah You Only Look Once (YOLO), suatu pendekatan pendeteksian objek berdasarkan deep learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem deteksi offside dalam pertandingan sepak bola menggunakan teknik pengolahan citra. Sistem ini menggunakan model YOLO (You Only Look Once) untuk mendeteksi objek, termasuk pemain dan bola, dalam video pertandingan sepak bola. Pemrosesan citra dilakukan untuk mengidentifikasi warna pakaian tim pemain dan menentukan pemain mana yang termasuk dalam Tim A atau Tim B. Selain itu, sistem juga mengenali posisi pemain terkiri dari Tim A dan Tim B. Garis offside kemudian dihitung dari posisi pemain terkiri Tim A, dan jika terdapat bola di antara pemain terkiri Tim A dan Tim B, sistem akan mendeteksi offside. Jika terdeteksi offside, sistem akan menampilkan pesan "Offside Detected!" pada video dan menggambar garis offside secara vertikal dari pemain terkiri Tim A. Eksperimen dilakukan menggunakan video pertandingan sepak bola sungguhan dan menghasilkan deteksi offside yang akurat dan cepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu mendeteksi pelanggaran offside dalam video pertandingan sepak bola. Sistem ini juga dapat mengidentifikasi pemain bertahan paling belakang dari tim yang bertanding dan mendeteksi pemain penyerang yang berada dalam posisi offside.
Implementasi Metode MOORA Pada Sistem Pendukung Keputusan Rekomendasi Destinasi Wisata Pendakian Gunung di Bandung Raya Yogi Setiawan; Teguh Wiharko
Digital Transformation Technology Vol. 3 No. 2 (2023): Artikel Periode September 2023
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v3i2.2924

Abstract

Wisata pendakian gunung menjadi daya tarik yang ekstrim dan diminati secara luas dalam kegiatan rekreasi. Di Indonesia, terdapat berbagai destinasi pendakian yang populer sebagai pilihan bagi para penggemar petualangan dan tantangan. Pengertian wisata merujuk pada kegiatan perjalanan sementara dengan tujuan rekreasi, yang diartikan dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 2009. Setiap pendaki memiliki preferensi dan karakteristik yang unik, memengaruhi pemilihan destinasi pendakian berdasarkan kriteria seperti biaya, waktu, jarak, dan ketinggian. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pendukung keputusan yang merekomendasikan destinasi wisata pendakian berdasarkan karakteristik wisatawan. Metode MOORA (Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis) digunakan untuk mengoptimalkan pemilihan destinasi dengan mempertimbangkan berbagai kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini dapat memberikan rekomendasi destinasi pendakian di Bandung Raya sesuai dengan preferensi pengguna. Sistem ini menghasilkan rekomendasi destinasi pendakian yang telah diurutkan berdasarkan kualitas. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki potensi pengembangan lebih lanjut. Diharapkan sistem dapat beradaptasi dengan perubahan tren wisata dan dilengkapi dengan data lebih komprehensif tentang objek wisata di Bandung Raya. Hasil akhir yang didapat dari penlitian ini yaitu Gunung Putri Lembang mendapati peringkat teringgi yaitu 0.177, dan terpilih menjadi tempat destinasi wisata pendakian terbaik di Wilayah Bandung Raya.