Pompong B Setiadi
STIE Mahardika Surabaya, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh Belanja Modal, Efektivitas dan Efisiensi Manajemen Serta Kemandirian Keuangan Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Alferd Donald Pasal Bessy; Pompong B Setiadi
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 2 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i2.270

Abstract

Diyakini kemampuan dan efektivitas pemerintah daerah masih lemah. Padahal, fenomena umum pemborosan sering terlihat di kalangan organisasi pemerintah daerah. Menjelaskan pengaruh variabel independen seperti efisiensi manajemen, kemandirian keuangan daerah dan belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi adalah contoh penelitian penjelasan. Penelitian semacam ini tidak menemukan korelasi yang signifikan antara belanja modal dan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa belanja modal tidak mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Peningkatan pengelolaan keuangan di suatu daerah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perekonomian daerah. Memiliki kemandirian finansial yang lebih besar di wilayah itu memiliki efek lebih lanjut pada perekonomian. Semakin mandiri suatu daerah, semakin tinggi tingkat pertumbuhan ekonominya.
Analisis Pengaruh Belanja Modal, Efektivitas dan Efisiensi Manajemen Serta Kemandirian Keuangan Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Alferd Donald Pasal Bessy; Pompong B Setiadi
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 2 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i2.270

Abstract

Diyakini kemampuan dan efektivitas pemerintah daerah masih lemah. Padahal, fenomena umum pemborosan sering terlihat di kalangan organisasi pemerintah daerah. Menjelaskan pengaruh variabel independen seperti efisiensi manajemen, kemandirian keuangan daerah dan belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi adalah contoh penelitian penjelasan. Penelitian semacam ini tidak menemukan korelasi yang signifikan antara belanja modal dan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa belanja modal tidak mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Peningkatan pengelolaan keuangan di suatu daerah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perekonomian daerah. Memiliki kemandirian finansial yang lebih besar di wilayah itu memiliki efek lebih lanjut pada perekonomian. Semakin mandiri suatu daerah, semakin tinggi tingkat pertumbuhan ekonominya.