Jozannita Morisyah
Universitas Bangka Belitung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh ekstrak daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) terhadap intensitas serangan hama pada tanaman sawi hijau (Brassica rapa var. parachinensis L.). Jozannita Morisyah
Biofarm Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 19, No 1 (2023): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v19i1.3004

Abstract

Tanaman sawi merupakan salah satu komoditas hortikultura semusim yang banyak dikonsumsi masyarakat. Salah satu faktor penting yang menjadi penghambat produksi sawi hijau adanya serangan organisme pengganggu tanaman (OPT), sehingga diperlukan pengendalian alternatif yang ramah lingkungan dan aman seperti insektisida nabati ekstrak kirinyuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun kirinyuh terhadap tingkat serangan hama dan menentukan konsentrasi terbaik untuk menekan tingkat serangan hama dan mempertahankan pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2022 - Oktober 2022 di Kebun Percobaan Penelitian Fakultas Pertanian Perikanan dan Biologi Universitas Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 7 taraf perlakuan yaitu kontrol (aquades), ekstrak kirinyuh 20%, ekstrak kirinyuh 30%, ekstrak kirinyuh 40%, ekstrak kirinyuh 50%, ekstrak kirinyuh 60%, insektisida kimia Decis 25 EC dengan 4 ulangan dan terdapat 28 unit percobaan dengan 210 populasi tanaman dan 126 sampel tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kirinyuh berpengaruh sangat nyata terhadap parameter intensitas kerusakan relatif 21 HST, 28 HST, 35 HST dan intensitas kerusakan mutlak, serta berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah daun dan berat basah tanaman. Perlakuan konsentrasi 60% merupakan konsentrasi terbaik karena mampu menekan intensitas serangan hama dan menunjukkan indikator pertumbuhan tanaman terbaik pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat basah tanaman.