Muhimmatul Khoiriyah
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TINGKAT PENGETAHUAN DAN RESIKO DARI INTERAKSI OBAT ANTASIDA DI KABUPATEN BOJONEGORO Muhimmatul Khoiriyah; Yuni Puji Rahayu; Ellza Audhina Rachman; Nia Septiwiani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.13587

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang tingkat pengetahuan dan resiko dari interaksi obat antasida yang mengambil studi kasus di Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini dilatar belakangi oleh penggunaan obat antasida untuk penyakit asam lambung.  Penyakit ini pada umumnya disebabkan oleh produksi asam lambung secara berlebihan. Kerja lambung yang kurang baik menyebabkan gangguan pada organ pencernaan ini.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab dari penyakit asam lambung, kemudian tingkat pengetahuan masyarakat baik mengenai penyakit ataupun obat-obatan yang digunakan.  Adapun metode dalam penelitian ini dengan melakukan survei lapangan yang melibatkan 30 responden dan merupakan penelitian observasional serta data diperoleh melalui kegiatan survei dengan instrumen berupa kuesioner atau google formulir. Survei dilakukan dengan metode accidental sampling. Setelah dilakukan penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan responden mengenai penyakit asam lambung serta penggunaan obat untuk mengatasi penyakit tersebut sudah cukup baik. Penggunaan obat antibiotik harus dengan resep dari dokter atau di bawah pengawasan dokter untuk meminimalisir efek samping yang ditimbulkan. Sebagian besar penyakit asam lambung dialami pada usia produktif yaitu kisaran 14-45 tahun karena pada usia ini seseorang mengalami masa aktif dalam berkarya yang mana sebagian besar dialami oleh mahasiswa pada usia 21 tahun sebanyak 56,7%. Penyakit ini lebih banyak diderita oleh perempuan dibandingkan oleh laki-laki yaitu sebesar 66,7% pada perempuan. Penyakit GERD atau asam lambung sebagian besar dialami oleh seseorang yang menyukai makanan pedas. Hal ini dapat dilihat dari besarnya angka yang didapat yaitu 63,3%. Makanan tersebut dapat mengiritasi lapisan mukosa lambung. Makanan pedas yang sering dikonsumsi oleh perempuan adalah seblak sebesar 66,7%.