Irny Evita Maino
Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi Manado

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PROGRAM VAKSINASI COVID-19 DI KELURAHAN MATALI KOTA KOTAMOBAGU Rahdinan Julyoputera Paputungan; Adisti Aldegonda Rumayar; Irny Evita Maino
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.12462

Abstract

Persepsi merupakan proses pemahaman atau pemberian makna atas informasi sehingga dapat memengaruhi sebuah tindakan yang akan dilakukan seseorang. Persepsi masyarakat bisa dipengaruhi oleh beberapa unsur yang menggambarkan keyakinan terhadap perilaku kesehatan dari setiap individu di antaranya, persepsi mengenai kerentanan yang akan dirasakan, persepsi mengenai keparahan yang akan dirasakan, persepsi mengenai manfaat yang dirasakan, persepsi hambatan, dan isyarat untuk bertindak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang program vaksinasi COVID-19 di Kelurahan Matali Kota Kotamobagu. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional study yang dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 99 responden. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar masyarakat sudah divaksinasi dosis kedua yang berusia 36 sampai 45 tahun, berjenis kelamin perempuan, tingkat pendidikan terakhir SMA, pekerjaan ibu rumah tangga, dan pendapatan keluarga sebesar 1 sampai 3 juta, memiliki persepsi positif terhadap persepsi kerentanan, persepsi keparahan, persepsi manfaat, serta isyarat untuk bertindak, sedangkan masyarakat dengan pekerjaan PNS/TNI/POLRI/BUMN/BUMD dan masyarakat berpendapatan keluarga di bawah 1 juta, lebih banyak memiliki persepsi negatif terhadap persepsi hambatan. Kesimpulan dari penelitian ini, masyarakat di Kelurahan Matali memiliki persepsi positif berdasarkan persepsi kerentanan, persepsi keparahan, persepsi manfaat, dan isyarat untuk bertindak, serta persepsi hambatan memiliki persepsi negatif.