Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Literasi Media: Iklan sebagai Alat Standardisasi Persepsi Masyarakat Imam Kurniady; Anis Masruri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41154

Abstract

Perkembangan teknologi media telah membawa perubahan besar dalam pola komunikasi masyarakat, termasuk dalam praktik periklanan sebagai salah satu bentuk komunikasi pemasaran. Iklan tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian informasi mengenai produk atau jasa, tetapi juga memiliki kemampuan untuk membentuk persepsi, memengaruhi sikap, serta mengarahkan perilaku masyarakat melalui pesan-pesan persuasif yang disampaikan secara berulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran iklan sebagai alat standardisasi persepsi masyarakat serta menjelaskan pentingnya literasi media dalam memahami konstruksi pesan iklan. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan mengumpulkan, menyaring, dan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan mengenai perkembangan iklan, pengaruh media, dan konsep literasi media. Hasil kajian menunjukkan bahwa iklan melalui berbagai platform media mampu menciptakan standar tertentu dalam cara masyarakat memandang produk, gaya hidup, kecantikan, dan kebutuhan sosial. Pengulangan pesan iklan serta penggunaan simbol, emosi, dan strategi komunikasi persuasif dapat membentuk pola pikir masyarakat sehingga persepsi individu cenderung mengikuti konstruksi yang diciptakan oleh industri. Dalam konteks ini, literasi media menjadi kemampuan penting bagi masyarakat untuk mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dan memahami pesan media secara kritis. Literasi media memungkinkan individu tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu mengenali kepentingan ekonomi, ideologi, serta strategi persuasi yang terdapat dalam iklan. Dengan demikian, penguatan literasi media diperlukan agar masyarakat memiliki kendali terhadap pengaruh iklan dan mampu membangun persepsi secara mandiri.
Human library dalam membangun lingkungan inklusif: Layanan living collection Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Ghalib Muhammad Syukri Al Ghiffary; Anis Masruri; Shinta Dewi
Libraria: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 14 No 1 (2025): Juni
Publisher : FPPTI Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66162/lib.v14i1.430

Abstract

This research aims to analyze human libraries in building an inclusive environment with a focus on a living collection case study at the UIN Sunan Kalijaga library. Qualitative and descriptive research methods were used. Data were collected through observations, interviews, and a literature study. The results show that users are aware of the existence of living collections through user education activities and part-time experience programs. There are two factors that encourage users to access residential collections: internal and external. The internal factors that influence users to utilize live collections are curiosity and curiosity. External factors that influence users to utilize residential collections for research purposes. There is a Living collection Program that has a positive impact as a figure that inspires users. Procedurally, there were no significant barriers to accessing the living collections.
PERAN RUMAH EDUKASI KONSTRUKSI SEBAGAI SOLUSI LITERASI OLEH MAHASISWA DI DUSUN SIROTO GUNUNGPATI SEMARANG Arin Luthfiyah; Anis Masruri
Warta Perpustakaan Pusat Undip Volume 17, Nomor 1, Tahun 2024 (Mei 2024)
Publisher : UPT Perpustakaan dan Undip Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam konteks perkembangan industri konstruksi, literasi profesi bangunan memainkan peran krusial dalam meningkatkan kualitas kerja dan keselamatan di lapangan. penelitian ini mengkaji inisiatif strategis pembuatan Rumah Edukasi Konstruksi oleh mahasiswa di Dusun Siroto Gunungpati, Semarang, sebagai solusi konkret untuk mengatasi tantangan literasi profesi bangunan di daerah tersebut. Melalui metode Focus Group Discussion, studi ini mengevaluasi stategi dampak dan manfaat dari inisiatif tersebut terhadap peningkatan literasi para pekerja bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Edukasi Konstruksi telah berhasil memfasilitasi transfer pengetahuan antara generasi muda mahasiswa dan pekerja bangunan lokal, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi dalam profesi konstruksi. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang potensi dan relevansi inisiatif pendidikan berbasis komunitas dalam mendukung perkembangan profesi bangunan di tingkat lokal, dengan implikasi luas untuk pengembangan sektor konstruksi di Indonesia.Kata kunci: literasi profesi bangunan, rumah edukasi konstruksi, transfer pengetahuan
Analisis Komparatif Kesuksesan iPusnas dan Kubuku E-Resources Menggunakan Model DeLone dan McLean Muh Ahlis Ahwan; Sri Rohyanti Zulaikha; Anis Masruri
Maktabatuna Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mj.v7i2.11731

Abstract

Digital libraries in Indonesia have grown rapidly, yet comparative evaluations of platforms such as iPusnas and Kubuku E-Resources remain limited. This study evaluates the success of both applications using the DeLone and McLean model, which consists of six dimensions: system quality, information quality, service quality, use, user satisfaction, and net benefits. Data were collected through a Likert-scale questionnaire and analyzed descriptively. The results show that Kubuku excels in system aspects and efficiency, with a system quality score of 4.32 and an efficiency/cost-saving benefit score of 4.28, while iPusnas stands out in information personalization (4.35), service responsiveness (4.30), and user satisfaction and loyalty (4.40 and 4.38). Both platforms received positive assessments regarding security and content relevance, each recording values above 4.20. iPusnas and Kubuku are proven to be effective digital library applications, each with distinct strengths, making them representative of high-quality, adaptive, and genuinely beneficial digital libraries.