Puteri Andika
Program Studi Sarjana Kebidanan STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSALINAN PREMATUR DI RSUD Dr.M.YUNUS BENGKULU Puteri Andika; Dewi Aprilia Ningsi I; Ruri Maiseptya Sari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13361

Abstract

Persalinan prematur adalah persalinan sebelum usia kehamilan 37 minggu atau berat badan lahir antara 500-2499 gram. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan premature di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu Tahun 2021.  Penelitian ini menggunakan metode Survey analitik dengan rancangan Case Control. Populasi adalah seluruh ibu bersalin di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu tahun 2021 yaitu 343, dimana jumlah persalinan premature sebanyak 42 orang. Sampel kasus diambil secara total sampling sebanyak 42 orang dan sampel control diambil secara Systematic Random Sampling dengan perbandingan 1:1 sebanyak 42 orang. Data dianalisi menggunakan analisi univariat,  dan bivariate. Dari 84 orang terdapat 42 orang persalinan prematur dan 42 orang tidak persalinan prematur, 40 orang dengan 33 orang Riwayat abortus dan 51 orang tidak ada riwayat abortus. 35 orang yang pendidikan rendah dan 49 orang pendidikan tinggi. 42 orang yang tekanan darahnya sistolik <100/>130 atau diastole <80/>90 mmhg dan 42 orang dengan tekanan darah sistol 100/130 atau diastole 80/90 mmHg. ada hubungan riwayat abortus dengan persalinan prematur dengan kategori hubungan erat, ada hubungan pendidikan dengan persalinan prematur dengan kategori hubungan erat, ada hubungan tekanan darah dengan persalinan prematur dengan kategori hubungan erat. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan skrining pada ibu hamil yang berkunjung ke Poli Kebidanan untuk melakukan deteksi dini kehamilan beresiko agar tidak berdampak pada persalinan prematur.