Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tanggungjawab Produsen terhadap Konsumen atas Penjualan Obat Sirup dengan Kandungan Berbahaya Ni Putu Yasni Yudiantini; Kurniawan Kurniawan; Eduardus Bayo Sili
Indonesia Berdaya Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023525

Abstract

Penelitian ini bertujuan: Pertama, unuk mengetahui dan menganalisa peran pemerintah dalam mengatasi peredaran dan penjualan obat sirup dengan kandungan berbahaya. dan kedua, Untuk mengetahui dan menganalisa tanggungjawab produsen atas penjualan obat sirup dengan kandungan berbahaya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum Normatif. Dengan pendekatan konseptual, pendekatan Perundang-Undangan, dan pendekatan sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan, dalam mengatasi peredaran dan penjualan obat sirup dengan kandungan berbahaya yaitu dengan cara Pengambilan sampel dan pengujian berbasis risiko secara acak juga rutin dilakukan BPOM Tujuannya untuk memastikan bahwa perusahaan menerapkan cara pembuatan obat dan makanan yang baik/Good Manufacturing Practices (CPOB/GMP) dan Perlindungan konsumen sebagai keseluruhan asas-asas dan kaidah-kaidah hukum yang mengatur dan melindungi konsumen dalam hubungan dan masalahnya dengan para penyedia barang dan atau jasa konsumen. Pertanggungjawaban pelaku usaha terhadap penjualan obat sirup dengan kandungan berbahaya, secara hukum jika ada unsur kesalahan yang dilakukannya, dan mengharuskan terpenuhinya empat unsur pokok, yaitu 1) adanya perbuatan; 2) adanya unsur kesalahan; 3) adanya kerugian yang diderita; 4) adanya hubungan kausalitas antara kesalahan dan kerugian.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pemanfaatan Limbah Ternak Menjadi Kompos Untuk Mewujudkan Ekonomi Hijau di Desa Kesik Silma Maosuli; Sahraeni Sahraeni; Usnul Khotimah; M. Qusay Gis; Dea Dina Mutia; Rajisman Rajisman; Hanifah Dewina Azmi; Eva Yuniza; Majda Rumi; Ridho Apripamilo; Eduardus Bayo Sili
Indonesian Journal of Education and Community Services Vol. 6 No. 1 (2026): Edisi Januari-Juni 2026
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67434/ijecs.v6i1.2014

Abstract

Livestock activities in rural areas generate large amounts of animal waste that may cause environmental pollution if not properly managed. In Kesik Village, Masbagik Subdistrict, East Lombok Regency, livestock waste is often left accumulated around barns, causing unpleasant odors and potential soil and water contamination. This community service activity aimed to improve community knowledge and skills in utilizing livestock waste as compost to support the green economy concept at the village level. The program was conducted using an educative and participatory approach through counseling and hands-on composting practices in Punik Agung and Tengak Timuk hamlets. The results showed increased community awareness of the environmental impacts of livestock waste and improved technical skills in composting. The utilization of livestock waste as compost contributed to environmental improvement and soil fertility, as well as added economic value through the potential use and marketing of compost products.