Abstrak. Fungsi Twitter telah berkembang menjadi sebuah platform yang berguna untuk berbagai macam hal dengan munculnya akun autobase di Twitter. Autobase mengumpulkan orang-orang dengan kesukaan ataupun minat yang sama untuk saling berkumpul, berdiskusi dan berbagi informasi mengenai hal yang menjadi topik di akun base tersebut. Pengguna dapat mengirim pesan atau informasi melalui direct message yang terdapat pada akun autobase yang diikuti. Pesan atau yang lebih akrab disebut dengan menfess akan terkirim secara otomatis dan muncul di timeline yang dapat direspon oleh pengikut akun tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi secara anonim dalam pemanfaatan akun @jogjamnfs sebagai media informasi dengan melibatkan tiga pandangan, yaitu: admin, pengirim pesan, dan penerima pesan. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kualitatif dengan studi netnografi. Teknik pengumpulan data didalam penelitian ini yaitu dengan melakukan wawancara dan observasi. Peneliti akan mewawancarai informan sebanyak 5 orang yaitu satu admin, dua pengirim menfess, dan dua penerima menfess melalui pesan yang dikirimkan melalui fitur direct massage yang ada didalam Twitter. Selanjutnya, peneliti akan melakukan teknik analisis data yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akun @jogjamnfs bermanfaat sebagai sarana media informasi dan hal lain dalam lingkup Yogyakarta bagi pengikut akun tersebut. Dengan menggunakan sistem yang anonim memberikan kenyaman bagi para pengikut akun @jogjamnfs untuk saling berkirim dan menjawab menfess di akun @jogjamnfs.Kata Kunci: Anonimitas, Autobase, Menfess, Twitter