Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembuatan Sistem SMS Gateway Untuk Kelancaran Tagihan Pelanggan Di PT PLN Cabang Padang Suardinata, Suardinata
Jurnal EDik Informatika Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.214 KB) | DOI: 10.22202/ei.2015.v2i1.1442

Abstract

Tagihan listrik oleh masyarakat, perusahaan, kantor, dan instansi sudah sejak lama menjadi masalah bagi perusahaan Negara yang terjadi di PT. PLN. Masalah ini dapat diperparah lagi dengan bertambahnya pengguna listrik yang semakin hari semakin meningkat seiring berkembangnya perumahan, perkantoran, industri dan pemukiman penduduk di Indonesia. Lambat laun ini akan menambah beban masalah baru dan akan menyulitkan PT. PLN dalam menangani tagihan yang harus dibayar pelanggan setiap bulannya. Dengan masalah yang sudah dialami oleh PT. PLN saat ini misalnya, semakin banyaknya pelanggan yang  menunggak, bahkan tunggakan tagihan ini sampai berbulan-bulan. Hal ini biasa disebabkan oleh karena kelalaian atau karena kelupaan masyarakat pengguna listrik tersebut untuk membayar tagihan listriknya setiap bulan. Jika masalah ini dibiarkan terus menerus, mengakibatkan PT.PLN selalu mengalami kerugian setiap bulannya, hal ini akan mempengaruhi dan akan berdampak buruk terhadap kinerja pegawai PLN secara keseluruhan. Pada saat ini perkembangan teknologi informasi yang seharusnya sudah mampu untuk menyelesaikan segala masalah yang dihadapi terutama pada PT. PLN, namun kenyataan yang terjadi dilapangan penggunaan teknologi ini belum optimal dan kadang malah menambah masalah baru bagi penggunanya sendiri. Penggunaan teknologi informasi, misalnya teknologi SMS (Short Message Service) gateway yang menggunakan handphone adalah sangat popular, sudah menjadi trend dan sudah disentuh oleh kalangan pebisnis terutama dikalangan pebisnis telekomunikasi dan juga oleh masyarakat umum. Dalam kajian ini peneliti akan mencoba mengkaji teknologi SMS gateway untuk mengatasi masalah yang terjadi di PT. PLN yang mana ini akan diterapkan pada PT.PLN tersebut dalam rangka memberikan pelayanan dan menyampaikan informasi yang cepat, tepat dan akurat kepada masyarakat pengguna listrik secara umum, supaya pelanggan selalu ingat untuk membayar tagihan listriknya dan terhindar dari denda dan pemblokiran pemakaian listrik setiap bulan
Pengembangan Model Sistem Informasi Pengelolaan Aset PT.PosIndonesia Kantor Regional II Padang Menggunakan AnalisysWork System Framework Saepulloh, Agus; Putra, Lakry Maltaf; Suardinata, Suardinata
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 9, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v9i1.10622

Abstract

Abstrak - Pengelolaan aset organisasi memerlukan sistem informasi yang tidak hanya mampu mengelola data secara teknis, tetapi juga mampu merepresentasikan proses kerja, peran aktor, informasi, serta teknologi secara terintegrasi. PT Pos Indonesia Kantor Regional II Padang menghadapi permasalahan dalam pengelolaan aset berupa keterbatasan akses informasi, sentralisasi pengelolaan data, serta rendahnya transparansi dan akurasi informasi aset antar unit kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model sistem informasi pengelolaan aset berbasis web dengan pendekatan Work System Framework (WSF) sebagai kerangka analisis dan perancangan sistem. Metode penelitian menggunakan pendekatan Design Science Research (DSR) yang meliputi studi literatur, studi lapangan (observasi dan wawancara), analisis sistem berjalan, perancangan model berbasis WSF, implementasi prototipe sistem, serta evaluasi sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Work System Framework mampu menghasilkan model sistem informasi yang lebih terstruktur, terintegrasi, dan selaras dengan sistem kerja organisasi. Sistem yang dikembangkan meningkatkan efisiensi pencatatan aset, transparansi informasi, koordinasi antar unit kerja, serta mendukung pengambilan keputusan manajerial. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis berupa perluasan penerapan Work System Framework pada domain sistem informasi pengelolaan aset, serta kontribusi praktis berupa model konseptual dan implementatif yang dapat direplikasi pada organisasi BUMN atau organisasi berskala besar.Kata kunci : sistem informasi aset; Work System Framework; pengelolaan aset; sistem informasi berbasis web; PT Pos Indonesia; Abstract – Organizational asset management requires an information system that is not only capable of managing data technically, but also able to represent work processes, actor roles, information, and technology in an integrated manner. PT Pos Indonesia Regional Office II Padang faces problems in asset management such as limited access to information, centralized data management, and low transparency and accuracy of asset information between work units. This study aims to develop a web-based asset management information system model using the Work System Framework (WSF) approach as a framework for system analysis and design. The research method uses the Design Science Research (DSR) approach which includes literature studies, field studies (observations and interviews), analysis of the current system, design of a WSF-based model, implementation of a system prototype, and system evaluation. The results show that the application of the Work System Framework is able to produce an information system model that is more structured, integrated, and aligned with the organization's work system. The developed system improves asset recording efficiency, information transparency, coordination between work units, and supports managerial decision making. This study provides a theoretical contribution in the form of expanding the application of the Work System Framework in the domain of asset management information systems, as well as a practical contribution in the form of a conceptual and implementative model that can be replicated in State-Owned Enterprises or large-scale organizations.Keywords: asset information system; Work System Framework; asset management; web-based information system; PT Pos Indonesia;