Baharuddin Baharuddin
STIE Amkop Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Komunikasi Interpersonal sebagai Mediasi Pengaruh Kompetensi Individu dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Personil Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Selatan Fajar Aspada Muharram; Baharuddin Baharuddin; Mansur Mansur
Bata Ilyas Journal of Accounting Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/bijac.v7i1.11955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi interpersonal sebagai mediasi pengaruh kompetensi individu dan lingkungan kerja terhadap kinerja personil Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 292 personil Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Selatan. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan Path Analysis (Analisis Jalur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi individu berpengaruh positif dan signifikan terhadap komunikasi interpersonal. Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komunikasi interpersonal. Kompetensi individu berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja personil. Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja personil. Komunikasi interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja personil. Selain itu, komunikasi interpersonal mampu memediasi pengaruh kompetensi individu terhadap kinerja personil serta memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja personil. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kompetensi individu dan lingkungan kerja yang didukung komunikasi interpersonal yang efektif dapat meningkatkan kinerja personil secara optimal. Oleh karena itu, organisasi perlu memperhatikan pengembangan kompetensi, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, serta membangun komunikasi interpersonal yang baik dalam meningkatkan kinerja personil.
Peran Komunikasi Interpersonal sebagai Mediasi Pengaruh Kompetensi Individu dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Personil Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Selatan Fajar Aspada Muharram; Baharuddin Baharuddin; Mansur Mansur
Bata Ilyas Journal of Accounting Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/bijac.v7i2.11956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi interpersonal sebagai mediasi pengaruh kompetensi individu dan lingkungan kerja terhadap kinerja personil Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 292 personil Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Selatan. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan Path Analysis (Analisis Jalur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi individu berpengaruh positif dan signifikan terhadap komunikasi interpersonal. Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komunikasi interpersonal. Kompetensi individu berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja personil. Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja personil. Komunikasi interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja personil. Selain itu, komunikasi interpersonal mampu memediasi pengaruh kompetensi individu terhadap kinerja personil serta memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja personil. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kompetensi individu dan lingkungan kerja yang didukung komunikasi interpersonal yang efektif dapat meningkatkan kinerja personil secara optimal. Oleh karena itu, organisasi perlu memperhatikan pengembangan kompetensi, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, serta membangun komunikasi interpersonal yang baik dalam meningkatkan kinerja personil.