Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PROSES KONVERSI METANOL MENJADI SENYAWA AROMATIK Angelita Sendy Sinaga; Alifa Rahma Zuhri; Natasya Shafira Putri Rahmat; Muhammad Lord Yoshikawa; Muhammad Aria Jatnika; Dessy Agustina Sari
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 15 No 2 Maret 2023
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v15i2.4159

Abstract

Karya ini bertujuan untuk menganalisis proses pembuatan metanol menjadi senyawa aromatik melalui penggunaan dua jenis katalis. Pertama, keterlibatan zeolite HZSM-5 meliputi proses metanol pada kondisi reaksi yang relatif ringan dan rasio molar berada dalam kondisi reaksi yang disukai untuk proses metanol hingga aromatik (MTA). Kedua, penggunaan co-feeding metanol-pentana mencapai aromatisasi dengan mengadopsi model reaktor konversi yang berdasarkan konversi bahan baku dan distribusi produk. Hasil menunjukkan bahwa pemanfaatan katalitik zeolite HZSM-5 memiliki kinerja katalitik yang lebih unggul daripada katalis konvensional karena efek sinergis dari struktur hierarkis dan keasaman yang tinggi. Penggunaan co-feeding metanol-pentana menunjukkan bahwa kasus berbasis metanol. Lalu, kasus berbasis pentana menyebabkan konsumsi energi total terendah dan tertinggi, secara berturut-turut. Namun, analisis tekno-ekonomi memberikan bahwa kasus berbasis metanol menghasilkan NPV terendah $133,93 MM. Dampak ini dapat meningkatkan kinerja ekonomi secara signifikan.
PROSES KONVERSI METANOL MENJADI SENYAWA AROMATIK Angelita Sendy Sinaga; Alifa Rahma Zuhri; Natasya Shafira Putri Rahmat; Muhammad Lord Yoshikawa; Muhammad Aria Jatnika; Dessy Agustina Sari
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 15 No 2 Maret 2023
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v15i2.4159

Abstract

Karya ini bertujuan untuk menganalisis proses pembuatan metanol menjadi senyawa aromatik melalui penggunaan dua jenis katalis. Pertama, keterlibatan zeolite HZSM-5 meliputi proses metanol pada kondisi reaksi yang relatif ringan dan rasio molar berada dalam kondisi reaksi yang disukai untuk proses metanol hingga aromatik (MTA). Kedua, penggunaan co-feeding metanol-pentana mencapai aromatisasi dengan mengadopsi model reaktor konversi yang berdasarkan konversi bahan baku dan distribusi produk. Hasil menunjukkan bahwa pemanfaatan katalitik zeolite HZSM-5 memiliki kinerja katalitik yang lebih unggul daripada katalis konvensional karena efek sinergis dari struktur hierarkis dan keasaman yang tinggi. Penggunaan co-feeding metanol-pentana menunjukkan bahwa kasus berbasis metanol. Lalu, kasus berbasis pentana menyebabkan konsumsi energi total terendah dan tertinggi, secara berturut-turut. Namun, analisis tekno-ekonomi memberikan bahwa kasus berbasis metanol menghasilkan NPV terendah $133,93 MM. Dampak ini dapat meningkatkan kinerja ekonomi secara signifikan.
Sustainable Valorization of Corncob Residues through Green Lignin Extraction for Functional Sunscreen Applications Teguh Pambudi; Hilman Imadul Umam; Fajar Amelia Rachmawati Putri; Alifa Rahma Zuhri; Nanda Aurelia Salsabila S.; Melisa Nur Halimah; Sheryl Ayesha Bruning; Elzandra Imola Vioniken
Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University & Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/biomedich.2026.151.119-125

Abstract

Corncob residues represent an abundant agricultural biomass rich in cellulose, hemicellulose, and lignin. Lignin, an aromatic biopolymer containing benzene and ketone functional groups, exhibits inherent ultraviolet (UV) absorption, positioning it as a promising bio-based ingredient for sustainable sunscreen formulations. In this study, lignin was extracted from corncob residues—comprising 18.5% hemicellulose, 23.5% cellulose, and 16.5% lignin—using a green deep eutectic solvent (DES) system composed of choline chloride and citric acid, and benchmarked against conventional alkaline extraction using NaOH. FTIR analysis revealed attenuated peak intensities in DES-extracted lignin, indicating lower recovery and partial structural alteration relative to the NaOH-derived counterpart. Extraction yields were 10.06% for the DES method and 16.19% for the NaOH method. Sunscreen formulations containing 2%, 3%, and 4% lignin exhibited appreciable UV absorption, particularly within the UVA region, with the highest performance observed at 4% lignin loading. These results highlight the feasibility of valorizing corncob biomass through environmentally benign lignin extraction to produce functional bio-based materials for sustainable sunscreen applications.