Lili Ramahdani
UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Inflasi terhadap Jumlah Tabungan Wadiah di Bank Syariah Indonesia (BSI), Studi Kasus Periode 2021-2024 Lili Ramahdani; Kamardi Kamardi
Jurnal Bersama Ilmu Ekonomi (EKONOM) Vol. 1 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/ekonom.v1i4.387

Abstract

Inflation is a macroeconomic phenomenon, making it a target of Bank Indonesia's monetary policy. Inflation is understood as a general and continuous increase in prices. Wadiah savings, a sharia banking product based on a deposit contract without a fixed return, tends to change when inflation increases. Inflation can erode the real value of money, thus affecting public interest in saving funds in banks. This study aims to determine whether there is a significant effect of inflation on the amount of wadiah savings at Bank Syariah Indonesia (BSI) using a case study for the 2021-2024 period. This study employed quantitative methods using secondary data obtained from publications by BSI, Bank Indonesia, the Financial Services Authority (OJK), and Statistics Indonesia (BPS). The analysis used was classical estimation analysis and partial hypothesis testing (T-test). This study concluded that there was no impact between inflation and the amount of wadiah savings at BSI, with a variable significance value of 0.097, which is greater than 0.05 (0.097>0.05).
ALOKASI DANA DESA, PENGELUARAN PEMERINTAH DAN PERTUMBUHAN EKONOMI: STUDI KASUS DATA PANEL SUMATERA BARAT Lili Ramahdani
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 5 No. 1 (2023): Elastisitas, Maret 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan tujuan dari pemerintah disetiap negara. Penelitian ini dilakukan guna melihat sejauh mana pengaruh Alokasi Dana Desa (ADD) dan Pengeluaran Pemerintah serta Covid-19 terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yakni analisis Kuantitatif dengan mengggunakan regresi linier data panel. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yakni pertumbuhan ekonomi sebagai variabel dependen dan Alokasi Dana Desa (ADD), pengeluaran pemerintah dan dampak pandemi covid merupakan variabel independen. Hasil dari penelitian ini yakni Alokasi Dana Desa (ADD) berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi dan signifikan, pengeluaran pemerintah berpengaruh secara positif dan signifikan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, Covid 19 juga berdampak negatif signifikan memperlambat pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Alokasi Dana Desa (ADD) yang diterima, tidak efektif dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat. Sedangkan pengeluaran pemerintah merupakan komponen kebijakan fiskal yang tepat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat. Covid_19 juga berdampak buruk terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat.