Muhammad Uzaer Damairi
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ilmu Pengetahuan dalam Perspektif Al-Ghazali Muhammad Uzaer Damairi
Journal of Islamic Education Research Vol. 1 No. 02 (2020): Journal of Islamic Education Research
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, Islamic State University of Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkap pandangan Imam al-Ghazali tentang Ilmu Pengetahuan. Terdapat 3 sub bahasan yang dieksplorasi dalam artikel ini, yaitu: (1) ontology ilmu menurut al-Ghazali, (2). Epistimologi ilmu menurut al-Ghazali, dan (3) Aksiologi ilmu menurut al-Ghazali. Jenis penelitian bercorak penelitain pustaka (library research) dengan merujuk pada karya-karya Imam al-Ghazali yang berbicara tentang ilmu seperti: Ihya’ Ulumuddin, Al-Munqidz Min al-?al?l, al-Risalah al-Ladunniyah, dan lain-lain. Secara ontologis Imam al-Ghazali membahas ilmu dalam dua level: (1) ilmu pengetahuan sebagai pengtuhan yang bersifat paripurna. Tepatnya ilmu sebagai keyakinan; (2) Ilmu sebagai pengetahuan tentang sesuatu sesuai dengan porsinya. Secara epestimologis, ilmu pengetahuan oleh Imam al-Ghazali tebagi menjadi dua ilmu Insani yaitu ilmu yang diupakan (iktisabi) dan ilmu Rabbani yaitu ilmu yang dianugrahkan Allah secara langsung (Wahbi), yang berupa nubuwwah dan Ilham. Pengetahuan adalah baik dan bisa mengantarkan kebahagian pada umat manusia. Apalagi ilmu-ilmu Syar`i sehingga mempelajari sangat dianjurkan (bisa wajib dan sunnah). Sedangkan ilmu-ilmu yang tidak bersumber dari ketika memberikan manfaat kepada umat manusia masuk dalam kategori terpuji sehinnga mempeajarinya bisa fardu kifayah.