This Author published in this journals
All Journal Jurnal Darma Agung
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN MENGGUNAKAN GOOGLE EARTH ENGIN (DI WILAYAH KERJA UPTD KPH KAROSSA, PROVINSI SULAWESI BARAT) A. Asryadi Pratama; Andang Suryana Soma; Rijal Idrus
JURNAL DARMA AGUNG Vol 31 No 1 (2023): FEBUARI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v31i1.3062

Abstract

Penelitian ini menganalisis perubahan tutupan lahan menggunakan Google Earth Engine (GEE). GEE menawarkan berbagai alat untuk memetakan dan mengukur tutupan lahan, sehingga memungkinkan untuk mendeteksi perubahan dari waktu ke waktu. GEE menggabungkan citra satelit, data geospasial, dan alat analisis otomatis untuk memahami sifat dinamis dari perubahan tutupan lahan, dan dapat digunakan untuk mendukung strategi pengelolaan yang efektif. Penelitian ini dilakukan di wilayah UPTD KPH Karossa. Dimana, illegal logging, pertambangan illegal, perkebunan kelapa sawit illegal, konflik areal serta permasalahan pada program transmigrasi yang belum memiliki pelepasan kawasan hutan terjadi di wilayah tersebut. Metode yang digunakan yaitu klasifikasi terbimbing (supervised classification) dengan algoritma Random Forest (RF) memanfaatkan bahasa pemrograman (JavaScript) yang merupakan salah satu metode machine learning yang disediakan GEE. Hasil klasifikasi penutupan lahan melalui platform GEE memiliki nilai uji akurasi sesuai dengan standar minimal yang dipersyaratkan, yaitu nilai overall accuracy 0.946 dan kappa 0.902. Sebanyak 14 variabel yang digunakan dalam manjalalankan proses klasifikasi terbimbing (supervised classification) tersedia dalam platform GEE. Penutupan lahan di wilayah kerja UPTD KPH Karossa mengalami perubahan yang sangat dinamis. Kelas vegetasi berubah menjadi kelas lahan terbuka dan kelas semak belukar. Begitupun dengan kelas semak belukar, berubah menjadi kelas vegetasi dan lahan terbuka. Kelas lahan terbuka berubah menjadi kelas semak belukar kemudian berubah menjadi kelas vegetasi. Hal ini dipengaruhi karena tingginya aktivitas perkebunan masyarakat diwilayah kerja UPTD KPH Karossa.