Mohammad Asy'ari
Institut Agama Islam Negeri Kediri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENYELAMI MAKNA MODERASI BERAGAMA DI INDONESIA: KRITIK DAN REFLEKSI ATAS PRAKTIK KEBERAGAMAAN KONTEMPORER Mohammad Asy'ari
Bahasa Indonesia Vol 7 No 2 (2021): TASAWUF DAN TRADISI KEAGAMAAN LOKAL
Publisher : Program Studi Ilmu Tasawuf IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk, Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/spiritualis.v7i2.642 for articles

Abstract

Artikel ini membahas praktik keberagamaan kontemporer di Indonesia, dengan fokus pada makna moderasi beragama. Moderasi beragama merupakan konsep yang penting bagi masyarakat Indonesia, karena Indonesia adalah negara dengan beragam agama dan kepercayaan yang tinggal bersama dalam harmoni. Namun, praktik keberagamaan kontemporer di Indonesia menimbulkan beberapa kritik terhadap makna moderasi beragama, terutama dalam hal kebijakan publik, sosial, dan budaya. Dalam artikel ini, penulis membahas beberapa kritik terhadap makna moderasi beragama di Indonesia, antara lain peran negara dalam mengatur praktik keberagamaan, kebijakan publik yang diskriminatif terhadap minoritas agama, dan pengaruh globalisasi dalam mengubah praktik keberagamaan. Selain itu, penulis juga merenungkan cara-cara untuk memperkuat makna moderasi beragama, misalnya dengan mendorong dialog antaragama dan mengedukasi masyarakat tentang toleransi dan keragaman. Artikel ini menemukan bahwa makna moderasi beragama di Indonesia perlu terus diperkuat dan dikembangkan, agar praktik keberagamaan di Indonesia dapat terus berlangsung dalam harmoni dan kerukunan. Dalam era globalisasi dan tantangan sosial yang semakin kompleks, makna moderasi beragama menjadi semakin penting bagi masyarakat Indonesia untuk mempertahankan keberagaman dan keharmonisan dalam masyarakat.