Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Preventif Kejadian Komplikasi Akibat Hipertensi Melalui Skrining Laju Endap Darah Masyarakat di Desa Awila Konawe Utara Julianti Isma Sari; Tuty Yuniarty
Karya Kesehatan Siwalima Vol 3, No 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v3i1.1175

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik pada tubuh seseorang lebih dari atau sama dengan 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik lebih dari atau sama dengan 90 mmHg. Apabila seseorang telah mengalami berbagai gejala hipertensi maka penting bagi penderita untuk mengontrol hipertensi secara teratur dan melakukan pemeriksaan laboratorium untuk mencegah adanya komplikasi penyakit lainnya. Akan tetapi, masih kurang lengkapnya parameter pemeriksaan laboratorium dan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan Kesehatan. Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Awila Kabupaten Konawe Utara sebagai upaya preventif pencegahan komplikasi penyakit lainnya dari hipertensi. Metode kegiatan pengabdian berupa pemeriksaan laboratorium dan penyuluhan kesehatan diharapkan dapat memberikan pelayanan Kesehatan kepada Masyarakat yang sama sekali belum pernah melakukan pemeriksaan Kesehatan salah satunya laboratorium, sehingga dengan adanya kegiatan ini asyarakat dapat menyadari akan pentingnya menjaga Kesehatan terutama pada penderita hipertensi. Hasil yang didapatkan adalah rata-rata tekanan darah meningkat sebanyak 34 orang dan 18 orang memiliki tekanan darah normal dengan rerata tekanan darah normal 116/72 mmHg dan hipertensi 155/89 mmHg; dan rata-rata nilai laju endap darah pada jenis kelamin Perempuan 82 mm/jam dan laki-laki 67 mm/jam. Disarankan agar penting melakukan pengukuran tekanan darah pada penderita hipertensi secara rutin sehingga dapat terkontrol.
SKRINING GOLONGAN DARAH PADA SISWA SISWI MTS TRIDANA MULYA KONAWE SELATAN Ahmad Zil Fauzi; Julianti Isma Sari; Rusna Tahir; Intan Ria Nirmala; Aswiro Hasan
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2595

Abstract

Blood type screening is an important preventive and promotive effort in increasing health awareness from school age. This community service activity aims to conduct initial blood type screening and increase understanding of the importance of knowing blood type and rhesus factor. The implementation method of the activity includes preparation carried out in coordination with the school, provision of tools and materials for blood type examination. The implementation stage begins with providing health education about the ABO and Rhesus blood type systems, followed by blood type examination using the agglutination method using capillary blood samples. The evaluation stage is carried out by recording the results of the examination. The results of the activity showed that 97 people had their blood types known, consisting of 30 people with blood type A, 19 people with B, 10 people with AB and 38 people with O, and 97 people had positive rhesus results. In conclusion, the blood type screening activity for students at MTS Tridana Mulya went well and provided educational benefits, so it is hoped that it can become a routine activity in supporting school health programs and student health preparedness. ABSTRAKSkrining golongan darah merupakan upaya preventif dan promotif penting dalam meningkatkan kesadaran kesehatan sejak usia sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining awal golongan darah dan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya mengetahui golongan darah dan faktor rhesus. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi persiapan yang dilakukan dengan koordinasi bersama pihak sekolah, penyediaan alat dan bahan pemeriksaan golongan darah. Tahap pelaksanaan diawali dengan pemberian edukasi kesehatan tentang sistem golongan darah ABO dan Rhesus, dilanjutkan dengan pemeriksaan golongan darah metode aglutinasi menggunakan sampel darah kapiler. Tahap evaluasi dilakukan melalui pendataan hasil pemeriksaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 97 orang diketahui golongan darahnya yang terdiri dari golongan darah A sebanyak 30 orang, B sebanyak 19 orang, AB 10 orang dan O sebanyak 38 orang dan 97 orang memiliki hasil rhesus positif. Kesimpulannya, kegiatan skrining golongan darah siswa siswi MTS Tridana Mulya berjalan dengan baik dan memberikan manfaat edukatif, sehingga diharapkan dapat menjadi kegiatan rutin dalam mendukung program kesehatan sekolah dan kesiapsiagaan kesehatan peserta didik.