Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR PENDUKUNG PENYITAS BUNUH DIRI DI BALI UNTUK MELANJUTKAN KEHIDUPANNYA Gede Agus; Shanti Wardaningsih; Mochamad Heri
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i1.302

Abstract

Pendahuluan: Setiap 40 detik terdapat satu orang yang melakukan bunuh diri. Seseorang yang telah melakukan percobaan bunuh diri akan mengalami dua kemungkinan yaitu berhasil diselamatkan dan berhasil mengakhiri hidupnya. Seseorang yang berhasil selamat, setelah pulih akan kembali ke masyarakat. Pada saat kembali ke lingkungan masyarakat, penyintas akan menghadapi masalah dan tekanan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai faktor pendukung penyintas bunuh diri di Bali untuk melanjutkan kehidupannya. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara (semistructure interview). Jumlah partisipan dalam penelitian sebanyak 6 penyintas bunuh diri yang berada di wilayah kerja seluruh Puskesmas Kabupaten Buleleng. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan metode menurut Creswell (2014). Hasil: Penelitian ini mendapatkan 4 tema yaitu :1) dorongan untuk bangkit kembali, 2) dukungan sekeliling. 3) mengenal kejadian dan perasaan di masa lampau. 4) peran dari agama dan budaya. Simpulan: Faktor pendukung seorang penyintas memilih untuk melanjutkan kehidupannya, diantaranya : dukungan dari keluarga, teman dekat, dan petugas kesehatan. Alasan lain karena penyintas memikirkan masa depan diri sendiri dan keluarga.