Indah Julianto
Subdivisi Bedah Kulit dan Tumor, Bagian Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Sebelas Maret/RSUD Dr. Moewardi, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teknik–teknik Biopsi Kulit Erlina Pricilla Sitorus; Indah Julianto
Cermin Dunia Kedokteran Vol. 45 No. 6 (2018): Interna
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v45i6.780

Abstract

Prosedur biopsi merupakan tahap penting diagnosis di bidang dermatologi, karena informasi histopatologis dapat dengan mudah diperoleh dari sampel kulit. Teknik biopsi kulit terdiri dari biopsi snip atau gunting, kuretase, shave, plong, eksisi, dan biopsi insisi. Biopsi kulit perlu penjelasan dan mendapat persetujuan pasien. Dokumentasi lesi bertujuan untuk mencegah kekeliruan lokasi biopsi, meningkatkan kepercayaan pasien, dan dapat memantau ketepatan pengobatan. Seorang dermatologis hendaknya dapat mengaplikasikan tindakan ini secara aman dan tepat dalam praktik sehari-hari.   Biopsy is an important step in dermatology diagnosis, because the histopathology information is easy to obtain from skin samples. Six type of skin biopsy are snip, curettage, shave, punch, exsicion, and incision biopsy. Explanation and informed consent is necessary. Documentation of lesion should prevent misplaced biopsy, enhance patient’s confidence, and monitoring the accuracy of treatment. A dermatologist should apply these procedures safely and appropriately in daily practice.
Teknik–teknik Biopsi Kulit Erlina Pricilla Sitorus; Indah Julianto
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45 No 6 (2018): Interna
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v45i6.780

Abstract

Prosedur biopsi merupakan tahap penting diagnosis di bidang dermatologi, karena informasi histopatologis dapat dengan mudah diperoleh dari sampel kulit. Teknik biopsi kulit terdiri dari biopsi snip atau gunting, kuretase, shave, plong, eksisi, dan biopsi insisi. Biopsi kulit perlu penjelasan dan mendapat persetujuan pasien. Dokumentasi lesi bertujuan untuk mencegah kekeliruan lokasi biopsi, meningkatkan kepercayaan pasien, dan dapat memantau ketepatan pengobatan. Seorang dermatologis hendaknya dapat mengaplikasikan tindakan ini secara aman dan tepat dalam praktik sehari-hari.   Biopsy is an important step in dermatology diagnosis, because the histopathology information is easy to obtain from skin samples. Six type of skin biopsy are snip, curettage, shave, punch, exsicion, and incision biopsy. Explanation and informed consent is necessary. Documentation of lesion should prevent misplaced biopsy, enhance patient’s confidence, and monitoring the accuracy of treatment. A dermatologist should apply these procedures safely and appropriately in daily practice.