Handris Yanitra
RSUD Tarakan Jakarta, Departemen Ilmu Penyakit Dalam, RSUD Tarakan, Jakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Insulinoma: Diagnosis dan Tata Laksana Handris Yanitra; Myrna Martinus
Cermin Dunia Kedokteran Vol 50 No 4 (2023): Anak
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v50i4.858

Abstract

Insulinoma merupakan tumor pankreas yang memproduksi hormon insulin, yang terjadi pada 1-4 orang per 1 juta penduduk. Insulinoma adalah salah satu penyebab hipoglikemia yang paling umum yang terkait dengan hiperinsulinisme endogen. Gejala insulinoma antara lain berkeringat banyak (diaphoresis), berdebar, tremor, hingga penurunan kesadaran, kejang, dan koma. Pemeriksaan penunjang meliputi gula darah puasa 72 jam, C-peptide, serum insulin, skrining sulfonilurea, CT scan, dan MRI dapat membantu diagnosis. Tata laksana utama insulinoma yaitu farmakologik untuk mencegah hipoglikemia, laparoskopi pengangkatan tumor hingga pankreatektomi subtotal dan reseksi jika ditemukan metastasis.   Insulinoma is a pancreas tumor with excess production of insulin; occurs in 1-4 per 1 million population. Insulinoma is one of the most common causes of hypoglycemia associated with endogenous hyperinsulinism. Symptoms include profuse sweating (diaphoresis), palpitations, tremor, decreased consciousness, seizures, and coma. Investigations such as 72-hour fasting blood sugar, C-peptide, serum insulin, sulfonylurea screening, CT scan, and MRI can help establish the diagnosis. Treatment is pharmacological to prevent hypoglycemia, surgical removal of the tumor with a laparoscopic procedure to subtotal pancreatectomy and resection for metastases. Handris Yanitra, Myrna Martinus. Insulinoma: Diagnosis dan Management.
Insulinoma: Diagnosis dan Tata Laksana Handris Yanitra; Myrna Martinus
Cermin Dunia Kedokteran Vol 50 No 4 (2023): Anak
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v50i4.858

Abstract

Insulinoma merupakan tumor pankreas yang memproduksi hormon insulin, yang terjadi pada 1-4 orang per 1 juta penduduk. Insulinoma adalah salah satu penyebab hipoglikemia yang paling umum yang terkait dengan hiperinsulinisme endogen. Gejala insulinoma antara lain berkeringat banyak (diaphoresis), berdebar, tremor, hingga penurunan kesadaran, kejang, dan koma. Pemeriksaan penunjang meliputi gula darah puasa 72 jam, C-peptide, serum insulin, skrining sulfonilurea, CT scan, dan MRI dapat membantu diagnosis. Tata laksana utama insulinoma yaitu farmakologik untuk mencegah hipoglikemia, laparoskopi pengangkatan tumor hingga pankreatektomi subtotal dan reseksi jika ditemukan metastasis.   Insulinoma is a pancreas tumor with excess production of insulin; occurs in 1-4 per 1 million population. Insulinoma is one of the most common causes of hypoglycemia associated with endogenous hyperinsulinism. Symptoms include profuse sweating (diaphoresis), palpitations, tremor, decreased consciousness, seizures, and coma. Investigations such as 72-hour fasting blood sugar, C-peptide, serum insulin, sulfonylurea screening, CT scan, and MRI can help establish the diagnosis. Treatment is pharmacological to prevent hypoglycemia, surgical removal of the tumor with a laparoscopic procedure to subtotal pancreatectomy and resection for metastases. Handris Yanitra, Myrna Martinus. Insulinoma: Diagnosis dan Management.