Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

REKOMENDASI PENINGKATAN KEMATANGAN SISTEM INTERAKSI PEMBELAJARAN DI FASILKOM UNIVERSITAS ESA UNGGUL Hapsari, Indriani Noor
Jurnal Sistem Informasi Vol 10, No 1 (2018): April
Publisher : Major of Information Systems Faculty of Computer Science Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peluang penerapan sistem eLearning menawarkan banyak manfaat dalam mendukung proses pembelajaran di perguruan tinggi. Namun demikian, diperlukan pemahaman terhadap kesiapan kesiapan sistem interaksi pembelajaran yang ada agar penerapan teknologi ini tidak memperburuk hubungan antar entitas dalam sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kematangan dan mengusulkan rekomendasi bagi perbaikan sistem interaksi pembelajaran di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Esa Unggul (Fasilkom). Pengukuran kematangan sistem interaksi pembelajaran dilakukan dengan mengadopsi model kematangan eLearning yang disesuaikan dengan sistem interaksi pembelajaran di lingkungan Fasilkom untuk mendapatkan model kematangan sistem pembelajaran yang lebih generik, dengan ataupun tanpa teknologi. Berdasarkan hasil studi, diusulkan rekomendasi peningkatan kematangan sistem interaksi pembelajaran di Fasilkom UEU dalam dua aspek, yaitu (a) Organisasi dan Manajemen Akademik, dan (b) Perencanaan dan Pengembangan Kurikulum dan Konten Pembelajaran.
PERANCANGAN ROADMAPFASE INISIASI DAN IDENTIFIKASI KONDISI UNTUK IMPLEMENTASI IT GOVERNANCEDI PERUSAHAAN TEKNOLOGI Salim, Aceng; Hapsari, Indriani Noor
JIK: Jurnal Ilmu Komputer Vol 3, No 02 (2018): JIK : Jurnal Ilmu Komputer
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/komp.v3i02.2676

Abstract

Abstrak In line with the growth of information technology (IT) influence on organizations or companies in running their businesses, the role of IT not only act as a supporting tool but it could also be a key element or a driver for the organization to achieve its business goals. Particularly, the technology company, that would be the locus of this research where organizations ought not to neglect IT contribution due to their heavy and complete reliance on IT to keep the business running.To optimize the use of IT in the organization, IT Governance implementation is essentially needed. It would align with one of the programs performed by Governance, Risk and Compliance (GRC) team in the organization. The implementation of IT Governance is intended to optimize the value of IT used to accomplish the business objectives of the organization, control the potential risk that may arise from IT usage and help the organization in complying with related regulation and compliance standard. The output of this research is to create a roadmap of IT Governance that is referred to Control Objectives for Information and Related Technology (COBIT) framework. However, the roadmap is designed to be able to implement any IT governance framework or standard, not limited to the COBIT framework. Keywords:  IT Governance, roadmap, risk, compliance, technology company.  Abstrak Sejalan dengan meningkatnya peranan teknologi informasi bagi sebuah organisasi atau perusahaan dalam menjalankan bisnisnya, hal ini membuat teknologi informasi tidak hanya berperan sebagai alat pendukung melainkan dapat menjadi elemen utama atau pendorong bagi organisasi untuk mencapai tujuan bisnisnya. Terlebih bagi perusahaan teknologi yang menjadi lokus penelitian ini, ia tidak dapat mengabaikan dan melepaskan penggunaan teknologi informasi, karena organisasi sudah sepenuhnya bergantung pada teknologi informasi supaya bisnisnya tetap bisa bertahan.Untuk mengoptimalkan penggunaan  teknologi informasi di organisasi, perlu diimplementasikan IT Governance. Hal ini selaras dengan salah satu program yang dijalankan oleh tim Governance, Risk dan Compliance (GRC) di organisasi lokus. Implementasi IT Governance ini ditujukan untuk mengoptimalkan nilai penggunaan teknologi informasi terhadap tujuan bisnis organisasi,  mengendalikan resiko yang mungkin timbul dari penggunaan teknologi informasi serta mempermudah organisasi dalam mematuhi regulasi dan compliance standard yang terkait. Output dari penelitian ini adalah berupa roadmap implementasi IT Governance dengan merujuk pada framework COBIT (Control Objectives for Information and Related Technology). Namun demikian, roadmap yang dibuat dirancang agar dapat digunakan untuk mengimplementasikan standar atau framework IT governance apapun, tidak hanya terbatas pada COBIT. Kata kunci:  IT Governance, roadmap, risiko, kepatuhan, perusahaan teknologi.
PENINJAUAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MERDEKA BELAJARKAMPUS MERDEKA BERDASARKAN PERSPEKTIF DOSEN PADA PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS ESA UNGGUL Hapsari, Indriani Noor; Yunus, Chrystian Dwi Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 8, No 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v8i02.5042

Abstract

Kehadiran kebijakan Merdeka Belajar Kampus merdeka memberikan hak kepada mahasiswa/i untuk mengambil pembelajaran di luar kampus masing-masing namun tetap memperoleh sks pembelajaran. Dengan hak yang dimiliki tersebut, mahasiswa/i berkesempatan untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat yang dimiliki dengan terjun langsung ke dunia kerja atau masyarakat dalam rangka mempersiapkan karir di masa depan. Namun dalam proses pelaksaannya tentu masih perlu dilakukan evaluasi agar implementasi MBKM di kemudian hari dapat terlaksana lebih baik lagi. Di dalam penelitian ini dilakukan peninjauan mengenai implementasi kebijakan MBKM berdasarkan perspektif dosen di Program Studi Teknik Informatika Universitas Esa Unggul. Penelitian yang dilaksanakan menggunakan metode penelitian survei pendekatan kuantitatif deskripsi yang melibatkan 41 dosen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan MBKM memberikan dampak positif bagi mahasiswa dari segi proses belajaran dan peningkatan hard-skill dan soft-skill. Selain itu juga bagi Capaian Pembelejaran Lulusan serta kompetensi dari dosen itu sendiri.Kata kunci: Kampus Merdeka, MBKM, Survei
PENYULUHAN MENGENAI PENGATURAN LARAVEL PADA WINDOWS BAGI SISWA SMK YAYASAN CINTA KASIH TZU CHI Hapsari, Indriani Noor
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 6, No 2 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT ABDIMAS
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v6i2.3177

Abstract

AbstractThis Community Service aims to provide assistance in the use of Laravelframeworkat Cinta Kasih Tzu Chi Vocational School. In accordance with the survey and discussions with school representatives, the students are required to have a portfolio in implementing a project. Therefore, we provide a tutoring program for students to assist them developing a simple projectby utilizing the Laravel framework, from preparation, implementation, to evaluation. This activity contributes to improve the students understanding about the Laravel framework. According to the observation of the students engagement in the tutoring process, a good understanding about PHP programming and object-oriented paradigm are required to help students implement the Model-View -Controller (MVC) concept using Laravel. In addition, students should be familiar in programming to have better understanding about the Laravel structures and be familiar with program debugging. Keywords:community service, industry 4.0 in education, Laravel framework AbstrakKegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk untuk memberikan wawasan tentang pengaturan Laravel di lingkungan sekolah SMA/SMK Cinta Kasih Tzu Chi. Sesuai dengan survei dan hasil diskusi dengan perwakilan pihak sekolah, ada kebutuhan untuk meningkatkan wawasan bagi guru maupun siswa untuk mengembangkan aplikasi sederhana dengan memanfaatkan framework Laravel. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, diperlukan penyuluhan dan pendampingan bagi siswa/siswi maupun guru yang dilakukan secara terstruktur untuk menjalankan proyek sederhana, mulai dari persiapan, implementasi, hingga evaluasi. Kegiatan ini memberikan kontribusi bagi peningkatan ketrampilan siswa-siswi dan guru di lingkungan sekolah dan menjalin hubungan kerjasama antara Universitas dengan Sekolah Cinta Kasi Tzu Chi untuk menjalankan kegiatan yang berkelanjutan. Berdasarkan hasil penyuluhan pada siswa-siswi di Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi, dapat ditarik kesimpulan bahwa diperlukan pengetahuan dasar tentang pemrograman PHP dan pemahaman tentang paradigma pemrograman berorientasi objek untuk membantu siswa lebih mudah menerapkan konsep Model-View -Controller (MVC) pada framework Laravel. Hal ini sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pembelajaran framework Laravel yang berbasiskan MVC. Di samping itu, diperlukan juga latihan membuat algoritma dan menuliskan kode program agar terbiasa melakukan debug program yang dapat mengembangkan kemampuan siswa dalam membaca pesan kesalahan dan memperbaikinya. Katakunci:pengabdian masyarakat, industri 4.0 di dunia Pendidikan, framework laravel
Perancangan Interaksi Panduan Pembelajaran Berbasis Personalisasi Pada e-Learning Menggunakan Metode Activity-Centered Design Samuel Wahyu; Indriani Noor Hapsari
CogITo Smart Journal Vol 7, No 2 (2021): Cogito Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31154/cogito.v7i2.316.227-239

Abstract

Di era digital ini e-Learning sudah menjadi salah satu media pembelajaran yang telah banyak digunakan pada bidang pendidikan. Namun pembelajaran melalui e-Learning juga memiliki permasalahan seperti pembelajaran yang memperlakukan semua kebutuhan mahasiswa secara sama, tidak terjadinya interaksi secara langsung dan keterlambatan pengerjaan aktivitas oleh mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk merancang interaksi pembelajaran e-Learning dengan panduan pembelajaran yang dipersonalisasi untuk mengatasi perbedaan kemampuan dan kebutuhan mahasiswa yang berbeda – beda. Metode yang digunakan dalam perancangan interaksi ini adalah Activity-Centered Design yang memiliki fokus pada aktivitas pembelajaran mahasiswa. Perancangan interaksi diawali dengan analisis aktivitas untuk mengidentifikasi kebutuhan pengguna. Selanjutnya di tahap perancangan, dirancang storyboard sebagai gambaran alur aktivitas mahasiswa dengan menggunakan Task Analysis. Pada tahap implementasi dikembangkan prototipe interaktif dengan menggunakan software Figma. Hasil prototipe sistem pembelajaran dievaluasi dengan mengujicobakan sistem kepada 12 mahasiswa untuk mengetahui tingkat usability sistem yang telah dibuat dilanjutkan dengan pengisian kuesioner untuk mengukur System Usability Scale (SUS). Pengukuran SUS prototipe sistem e-Learning dengan panduan pembelajaran mendapatkan skor 84,5 yang menunjukkan bahwa sistem ini memiliki acceptability pada tingkat acceptable dan masuk dalam acceptability ranges pada tingkat excellent.
Rekomendasi Peningkatan Kematangan Sistem Interaksi Pembelajaran Di Fasilkom Universitas Esa Unggul Indriani Noor Hapsari
Jurnal Sistem Informasi Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.708 KB) | DOI: 10.36706/jsi.v10i1.8049

Abstract

eLearning offers many opportunities for improving university’s learning process. However, it is necessary to understand the maturity of university’s interaction system to assure this technology will not worsen the interaction between the system entities. This research aims to measure the learning interaction system maturity of Faculty of Computer Science Universitas Esa Unggul (Fasilkom) and propose recommendations for improving its maturity level. We modify the eLearning Maturity Model (eMM) in accordance with the characteristic of Fasilkom learning environment to get more generic model of learning system, with or without the technology. The result shows there are two main aspects that need to be improved at Fasilkom UEU learning system: (a) Academic Organization and Management, and (b) Curriculum and Learning Content Planning and Development.Keywords: maturity, system, interaction, elearning, eMMAbstrakPeluang penerapan sistem eLearning menawarkan banyak manfaat dalam mendukung proses pembelajaran di perguruan tinggi. Namun demikian, diperlukan pemahaman terhadap kesiapan kesiapan sistem interaksi pembelajaran yang ada agar penerapan teknologi ini tidak memperburuk hubungan antar entitas dalam sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kematangan dan mengusulkan rekomendasi bagi perbaikan sistem interaksi pembelajaran di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Esa Unggul (Fasilkom). Pengukuran kematangan sistem interaksi pembelajaran dilakukan dengan mengadopsi model kematangan eLearning yang disesuaikan dengan sistem interaksi pembelajaran di lingkungan Fasilkom untuk mendapatkan model kematangan sistem pembelajaran yang lebih generik, dengan ataupun tanpa teknologi. Berdasarkan hasil studi, diusulkan rekomendasi peningkatan kematangan sistem interaksi pembelajaran di Fasilkom UEU dalam dua aspek, yaitu (a) Organisasi dan Manajemen Akademik, dan (b) Perencanaan dan Pengembangan Kurikulum dan Konten Pembelajaran.Kata Kunci: kematangan, sistem, interaksi, elearning, eMM
FAKTOR YANG BERPENGARUH PADA ADOPSI MOBILE FINANCIAL SERVICE: SEBUAH STUDI EKSPLORATORI Indriani Noor Hapsari
Jurnal Sistem Informasi Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.71 KB) | DOI: 10.36706/jsi.v8i2.2511

Abstract

ABSTRACT Helping the least advantaged people is important for the growth and the development of the countries. Financial inclusion is a key enabler to poverty reduction and economic growth. Therefore, application of Mobile Financial Services (MFS) to improve financial inclusion need to be targeted on improving the growth of the least advantaged one. In this research, we identified factors that influence the adoption of MFS using exploratory methods. By comparing existing research results, we propose a recommendation of MFS adoption in Indonesia in order to support the sustainability of MFS and the growth of the society.   Keywords: financial services, mobile, success factor, society growth   ABSTRAK Membantu masyarakat tertinggal merupakan salah satu hal utama yang berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan suatu negara negara. Inklusi finansial merupakan enabler utama dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kemakmuran. Keberadaan teknologi informasi memungkinkan ketersediaan akses finansial bagi masyarakat daerah yang belum terjangkau layanan keuangan. Penerapan Mobile Financial Service (MFS) sebagai salah satu upaya meningkatkan inklusi finansial perlu mengutamakan peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin diatas kepentingan para pelaku bisnisnya. Dalam penelitian ini dilakukan identifikasi faktor yang berpengaruh terhadap adopsi MFS dengan metode eksploratori. Hasil penelitian berupa rekomendasi tentang hal yang perlu diperhatikan guna mendukung keberlangsungan dan pertumbuhan sistem perekonomian masyarakat melalui penerapan MFS.   Kata Kunci:financial services, mobile, faktor keberhasilan, penumbuhan masyarakat
Analysis of Mobile JKN Application Service Quality With E-GovQual Method and IPA Ananda, Randy Rizki; Hapsari, Indriani Noor
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 13, No 6 (2024): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/stmsi.v13i6.4537

Abstract

This study aims to evaluate the quality of Mobile JKN application services using 6 dimensions of E-GovQual, and provide recommendations for improving service quality based on the results of Importance Performance Analysis (IPA) analysis. This research uses a quantitative descriptive method. Questionnaires were distributed by visiting BPJS Kesehatan Tigaraksa Branch Office and Metro Hospitals Cikupa. Then, 110 respondents were obtained who had filled out the questionnaire online via Google Forms and were included in the category of Mobile JKN application users. The questionnaire instrument test was conducted on 55 respondents to test its validity and reliability. Data processing was carried out by conducting descriptive statistical tests, R-Square tests, hypothesis tests (significant), as well as gap analysis (GAP) and Importance Performance Analysis (IPA) quadrants. The results of the coefficient of determination (R-Square) show that overall, the variables of ease of use, reliability, trust, content and appearance, functionality and interaction and citizen support significantly affect service quality by 88.6%. Based on the performance gap value (GAP) and assessment expectations of -0.19, there is a main priority scale in quadrant A to make improvements, namely on the information displayed in the Mobile JKN application is precise and detailed (EF 4), all features in the Mobile JKN application function properly (FI 1), the Mobile JKN application has displayed all the information needed by users (CA 1), information about the scope of health and information has provided clarity (CA 2), the accuracy of the summary of information data and graphics and colors in the system (CA 5), and BPJS Kesehatan staff show a responsive attitude in solving my problem (CS 1). These recommendations are top priorities for improving the service quality of the Mobile JKN application.