Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Manajeman Masjid Darussalam Samarinda Dalam Melayani Musafir Mauludi Mauludi; Isa Saleh; Abu Risky
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v5i1.104

Abstract

Hasil penelitian lapangan dari skripsi ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah apa saja yang dilakukan oleh Ta’mir Masjid Darussalam dalam menerapkan fungsi manajemen dalam melayani musafir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu, observasi ,wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang diperoleh yaitu dari beberapa ta’mir masjid dan jama’ah Masjid Darussalam Samarinda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: manajemen masjid dalam melayani musafir Masjid Darussalam Samarinda mulai dari planing, organizing, actuating dan controlling ta’mir masjid telah memberikan pelayanan baik kepada jama’ah dan musafir seperti menyediakan rumah musafir, ruang tamu, sarung hingga minuman dingin di dalam masjid.
PENERAPAN FUNGSI MANAJEMEN PROGRAM DALAM PELAKSANAAN KAJIAN DI MASJID NURUL ISLAM MULYOREJO SURABAYA Hari Santoso Wibowo; Mauludi Mauludi; Moh Hamim Assidiki
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 4, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v4i2.97

Abstract

Masjid merupakan tempat sentral bagi kaum muslimin. Fungsi dan keberadaannya merupakan sumber penyebaran syiar keilmuan islam yang menyeluruh. Masjid Nurul Islam Mulyorejo Surabaya adalah salah satu masjid yang mengadakan kegiatan dakwah berupa program kajian rutin. Adapun penelitian skripsi ini merupakan hasil penelitian lapangan yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana fungsi manajemen diberlakukan untuk menjalankan pelaksanaan program kegiatan dakwah berupa kajian rutin dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan pengolahan datanya secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. sumber data dari penelitian ini adalah segenap pengurus Masjid Nurul Islam Mulyorejo Surabaya dan beberapa jamaah masjid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : pertama, program kajian rutin sudah menerapkan fungsi manajemen berupa planning, organizing, actuating, dan controlling. Kedua, faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan kegiatan kajian rutin.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Islam Berbasis Masjid (Studi Kasus Pemberdayaan Yatim Masjid Ar Rahmah Surabaya) Mauludi Mauludi; Muh Syahril Sidik Ibrahim; Muhammad Rifaid; Ahmad Faiz Khudlari Thoha
Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/alhadharah.v22i1.7578

Abstract

In the actualization of proselytizing bil hal, economic empowerment becomes a concrete step. Economic Empowerment is a strategic step to alleviate poverty. This research raises how mosques carry out orphan empowerment with the perspective of proselytizing bil hal. The purpose of this study is to find out how the implementation of da'wah bil hal through the orphan empowerment program organized by the Ar Rahmah Perak Mosque in Surabaya. This research uses a qualitative approach. Data collection techniques are carried out through, observation, interviews, and document studies. The collected data are analyzed with a Grounded theory Analysis. The results of this study show the strategic role of mosques in breaking the chain of poverty through the empowerment of orphans. The Empowerment Program is packaged in a comprehensive and long-term oriented strategy, including compensation and fulfillment of daily needs, educational scholarships up to the undergraduate level as well as efforts to provide jobs for orphans' mothers. The results of this study can be useful as an alternative model for poverty alleviation in Indonesia as a form of proselytizing bil hal inner mosque. This research also emphasizes the social function of mosques as centers of people's problems. 
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Islam Berbasis Masjid (Studi Kasus Pemberdayaan Yatim Masjid Ar Rahmah Surabaya) Mauludi Mauludi; Muh Syahril Sidik Ibrahim; Muhammad Rifaid; Ahmad Faiz Khudlari Thoha
Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/alhadharah.v22i1.7578

Abstract

In the actualization of proselytizing bil hal, economic empowerment becomes a concrete step. Economic Empowerment is a strategic step to alleviate poverty. This research raises how mosques carry out orphan empowerment with the perspective of proselytizing bil hal. The purpose of this study is to find out how the implementation of da'wah bil hal through the orphan empowerment program organized by the Ar Rahmah Perak Mosque in Surabaya. This research uses a qualitative approach. Data collection techniques are carried out through, observation, interviews, and document studies. The collected data are analyzed with a Grounded theory Analysis. The results of this study show the strategic role of mosques in breaking the chain of poverty through the empowerment of orphans. The Empowerment Program is packaged in a comprehensive and long-term oriented strategy, including compensation and fulfillment of daily needs, educational scholarships up to the undergraduate level as well as efforts to provide jobs for orphans' mothers. The results of this study can be useful as an alternative model for poverty alleviation in Indonesia as a form of proselytizing bil hal inner mosque. This research also emphasizes the social function of mosques as centers of people's problems.