Rahmania Rahmania
Program Studi Fisika, Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IDENTIFICATION OF THE HARD LAYER USING WENNER CONFIGURATION RESISTIVITY METHOD (CASE STUDY: JALAN SAMBOJA – SEPAKU) Febrian Dedi Sastrawan; Liliana Rossa; Rahmania Rahmania; Meidi Arisalwadi; Adrian Rahmat Nur
Jurnal Neutrino:Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 15, No 2 (2023): APRIL
Publisher : Department of Physics, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/neu.v15i2.17278

Abstract

Samboja – Sepaku road is a land transportation route that can be used from the cities of Balikpapan and Samarinda to the new capital city. There is a problem with this road. Namely cracks appear on several roads due to subsidence. This is because the layer of soil that supports this road is thick and has young sediment. The hilly topography and steep ravines that dominate this road area also contributed to the subsidence. Efforts that can be made to deal with the occurrence of land subsidence are geotechnical engineering, such as making siring. In the construction process, the siring foundation must be planted in a dense layer of soil that is not easily shifted or unstable, which is also known as a hard layer. Determining the position of the hard layer can be done by identifying the subsurface stratigraphy using the resistivity method. The results of the subsurface lithology depiction obtained two types of soil layers that dominate the roadside area, namely clay layers with resistivity values of 2.31 Ωm – 15.1 Ωm and sandy clays with resistivity values of 38.7 – 253 Ωm. The clay layer is the recommended layer as a hard layer at a depth of 15-20 meters.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI (PAUD) DI RT 10 KELURAHAN SUNGAI NANGKA DENGAN MEMANFAATKAN MEDIA VISUAL UNTUK MENINGKATKAN NILAI AKTIF DAN KREATIF Menasita Mayantasari; Rahmania; Erika Yulieta; Fadhilah Robi Pangestu; Ika Pramitha Sari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK (PIKAT) Vol. 3 No. 2 (2022): PIKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.512 KB) | DOI: 10.35718/pikat.v3i2.624

Abstract

Pada daerah Kelurahan Sungai Nangka RT 10, terdapat sekolah PAUD yang dilakukan di posyandu. Anak-anak di PAUD memiliki banyak kendala dalam proses belajar yang aktif dan kreatif. Anak usia dini merupakan usia emas dalam pertumbuhan dan pemberian rangsangan pendidikan jasmani dan rohani serta meningkatkan kreativitas dan keaktifan anak. Selain itu, anak-anak usia PAUD masih dalam masa bermain. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikemas dalam kegiatan KKN adalah melakukan pembelajaran pendidikan untuk anak usia dini dengan menggunakan metode pembelajaran dengan media visual sambil bermain, menyanyi, dan menari. Harapannya, potensi anak usia dini khususnya anak-anak PAUD dalam kreativitas dan pendidikan atau ilmu yang diperoleh dapat meningkat.
PEMANFAATAN MEDIA VISUAL UNTUK MENINGKATKAN NILAI EDUKATIF DAN ESTETIKA DI RT 10 KELURAHAN SUNGAI NANGKA Rahmania; Menasita Mayantasari; Nawirul Yazidul Huda; Arya Golong Sutejo; Aishiela Ayu Permatasari; Fitria Novitasari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK (PIKAT) Vol. 3 No. 1 (2022): PIKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.191 KB) | DOI: 10.35718/pikat.v3i1.669

Abstract

Dinding luar bangunan sering kali dianggap tidak menarik, kotor, tempat menempel iklan-iklan yang tidak memiliki izin, dan dipandang sebelah mata, akan tetapi jika dapat dimanfaatkan dengan baik dapat digunakan sebagai media pembelajaran visual bagi anak-anak. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memperkenalkan anak-anak sejak dini tentang seni dan pentingnya bekerja dalam tim. Selain itu, dinding bergambar ini diharapkan mampu menjadi media edukasi yang efektif kepada anak-anak dan masyarakat sekitar mengenai pentingnya 3M (menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker) dimasa pandemi covid-19 bagi masyarakat sekitar. Dinding luar bangunan dilukis dengan gambar hewan, buah, informasi 3M, dan himbauan untuk membuang sampah pada tempatnya. Anak-anak usia PAUD hingga SMP dilibatkan dalam menggambar dan mengecat dinding. Dari kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar akan seni tetapi juga gotong royong dan bekerja sama. Selain itu, dengan adanya sosialisasi 3M berupa visual/gambar dapat membatu anak-anak dan masyarakat sekitar dalam mengingat pentingnya 3M.