This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah MTG
Afif Dhimas Noviansyah
Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Mineral, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran"Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GEOLOGI DAN ZONASI TINGKAT RAWAN BENCANA LONGSOR MENGGUNAKAN APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAERAH SIDOHARJO DAN SEKITARNYA, KECAMATAN SAMIGALUH, KABUPATEN KULON PROGO, PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Afif Dhimas Noviansyah
Jurnal Ilmiah MTG Vol 13, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah MTG Volume 13 No.1, Juli 2022
Publisher : Jurusan Teknik Geologi Fakultas Teknologi Mineral UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jmtg.v13i2.9445

Abstract

ABSTRAKSecara administratif daerah penelitian terletak di daerah Sidoharjo, KecamatanSamigaluh, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Secara Universal Tranverse Mercator (UTM) terletak pada koordinat 410700mT – 415700 mT dan 9151400 mU- 9156400 mU datum WGS 84. Daerah penelitian merupakan daerah perbukitan dan berpotensi terjadi gerakan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk pemetaan wilayah zonasi tingkat bahaya longsor sebagai salah satu usaha mengurangi korban jiwa atau mitigasi menggunakan aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan metode scoring berdasarkan parameter MAFF - JAPAN. Bentuklahan pada daerah telitian terdiri dari lereng vulkanik terdenudasi (V1), perbukitan bergelombang lemah (D1), lereng bergelombang kuat (D2), gawir sesar (S1), lembah aluvial (F1), tubuh sungai (F2) dan Stratigrafi daerah telitian, terdiri dari satuan breksi-andesit Kaligesing, berumur Oligosen Akhir – Miosen Awal, dengan litologi breksi andesit, sisipan lava andesit dan batupasir, dengan tebal ± 500 m, terendapkan di lingkungan darat, satuan lavaandesit Kaligesing, berumur Oligosen Akhir – Miosen Awal, dengan litologi lava andesit dengan tebal ± 100 m satuan batugamping Jonggrangan, berumur Miosen Tengah, dengan litologi batugamping terumbu, dengan tebal ± 98,3 m, terendapkan di lingkungan litoral dan satuan endapan aluvial, berumur Holosen dengan litologi berupa material lepas, terendapkan di lingkungan darat. Berdasarkan zonasi tingkat bahaya longsor daerah telitian dibagi menjadi tiga zonasi. Zonasi tingkat bahaya longsor rendah menyebar, zonasi tingkat bahaya longsor sedang menyebar pada daerah telitian, zonasi tingkat bahaya longsor tinggi menyebar pada daerah telitian, zonasi tingkat bahaya longsor sangat tinggi pada desa majaksingi dan sidoharjo daerah telitian. Rekomendasi Penanggulangan longsor yang tepat dapat membantu masyarakat sekitar.