Febriyanti Maulina
Jurusan Teknik Sipil, Universitas Syiah Kuala

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of The Civil Engineering Student

Perencanaan Kebutuhan Jadwal Tenaga Kerja Pada Proyek Pembangunan Komplek Perumahan Menara Utama Di Aceh Selatan ethia trisna putri; Febriyanti Maulina; Nurisra Nurisra
Journal of The Civil Engineering Student Vol 3, No 3 (2021): Volume 3, Nomor 3, Desember 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v3i3.18275

Abstract

AbstrakPada pelaksanaan proyek konstruksi kebutuhan tenaga kerja harus diperhitungkan untuk mengurangi terjadinya fluktuasi dalam penggunaan tenaga kerja untuk mengatasi hal tersebut perlu adanya pemerataan. Tujuan perencanaan ini untuk mengetahui jadwal tenaga kerja dengan fluktuasi seminimal mungkin. Objek perencanaan pada Proyek Pembangunan Komplek Perumahan Menara Utama di Aceh Selatan. Waktu pelaksanaan proyek sesuai dengan kontrak adalah 121 hari kalender. Dalam perencanaan ini metode dimulai dengan menguraikan komponen pekerjaan, menentukan durasi kegiatan dan memperkirakan jumlah tenaga kerja setiap pekerjaan. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu gambar bangunan, RAB, Time Schedule, dan daftar Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) 2016 yang diperoleh dari kontraktor. Histogram dibuat untuk mengetahui jumlah tenaga kerja serta fluktuasi jumlah penggunaan tenaga kerja. Dari hasil pemerataan tenaga kerja dengan sumber daya yang tersedia dituangkan dalam bentuk histogram mingguan. Maka perubahan yang terjadi pada pekerja di minggu ke-3,4,5, tukang kayu pada minggu 5 s/d 11, tukang batu pada minggu 3 s/d 14 dan terjadi penambahan waktu pada minggu ke-6, tukang besi pada minggu ke 3 s/d 13, dan kepala tukang tidak terjadi perubahan penambahan dan pengurangan.  Kata Kunci : tenaga kerja, penjadwalan, Resource Levellingc
Penjadwalan Pelaksanaan Pekerjaan dengan Metode PDM pada Proyek Pembangunan Gedung Laboratorium Kebencanaan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Zeraldy Fernando; Buraida Buraida; Febriyanti Maulina
Journal of The Civil Engineering Student Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 September 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v4i2.21375

Abstract

Dalam pelaksanaan suatu proyek terkadang ditemui kendala yang dapat mempengaruhi durasi pekerjaan, seperti kondisi cuaca yang tidak menentu yang berdampak terhadap keterlambatan dalam pelaksanaan proyek. Dalam hal ini maka diperlukan penjadwalan yang logis dan realistis. Tujuan dari perencanaan ini adalah untuk mendapatkan durasi rencana setelah dilakukan crashing dilanjutkan dengan menghubungkan ketergantungan antar kegiatan, kemudian penyusunan jadwal dengan metode PDM dengan menggunakan alat bantu Microsoft Project 2020 agar mendapatkan jadwal yang logis dan realistis. Analisa dilakukan dengan cara memanfaatkan/mempersingkat (crashing) dengan menambah jam kerja (lembur) selama 3 jam. Pelaksanaan proyek pembangunan Gedung Laboratorium Kebencanaan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh ini yang durasinya setelah dilakukan perhitungan menggunakan metode crash duration, didapatkan bahwa waktu yang diperlukan untuk mempercepat pelaksanaan Gedung Laboratorium Kebencanaan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh dengan pada alternatif 1 pekerjaan dihitung dengan waktu normal dan didapatkan 182 hari alternatif 2 dipercepat 1 minggu adalah selama 176 hari, dan dengan alternatif 3 dipercepat 2 minggu adalah selama 170 hari. Dengan adanya percepatan penyelesaian Gedung Laboratorium Kebencanaan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, diperlukan tambahan biaya yang dimana biaya sebelum dilakukan percepatan adalah sebesar Rp4.428.459.981,78 setelah dipercepat 1 minggu terjadi penambahan biaya menjadi Rp 4.456.193.844,17 dan setelah dipercepat 2 minggu terjadi penambahan biaya sebesar Rp. 4.665.845.992,60