This Author published in this journals
All Journal KARANGAN Journal
Enis Suliastifah
SMA Negeri 3 Lamongan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR LAJU REAKSI DAN KREATIVITAS SISWA KELAS XI IPA 6 SMA NEGERI 3 LAMONGAN Enis Suliastifah
Karangan: Jurnal Bidang Kependidikan, Pembelajaran, dan Pengembangan Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : FKIP, Universitas Billfath Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55273/karangan.v5i1.222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah: 1) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) pada materi laju reaksi dapat meningkatkan kreativitas siswa. 2) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan prestasi belajar pada materi laju reaksi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 6 SMA Negeri 3 Lamongan Tahun Pelajaran 2022/2023. Data penelitian yang diambil berupa prestasi belajar kognitif, afektif, dan kreativitas siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan menunjukkan: 1) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) pada materi laju reaksi dapat meningkatkan kreativitas siswa. Pada siklus I presentase siswa dengan kreativitas tinggi 51,51% pada siklus II meningkat menjadi 81,82%. 2) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan prestasi belajar kognitif pada materi laju reaksi. Presentase ketuntasan belajar siswa meningkat dari 42,42% pada siklus I menjadi 81,82 % pada siklus II. Untuk prestasi belajar afektif menunjukkan peningkatan ketercapaian rata-rata indikator dari 72,31 % pada siklus I menjadi 79,01 % pada siklus II.