Dzul Nur Fitriyah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trisakti

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN GOPAYLATER TERHADAP PERILAKU IMPULSE BUYING PENGGUNA E-COMMERCE DI JAKARTA Dzul Nur Fitriyah; Hotman Tohir Pohan
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan BisnisĀ 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i1.16003

Abstract

Dunia digital yang mengalami Perkembangan menimbulkan transformasi digital dalam dunia ritel dan keuangan hingga menyebabkan perubahan pada tren belanja konsumen. Saat ini e-commerce memberikan berbagai jenis metode pembayaran agar konsumen nyaman, salah satunya adalah metode paylater. Findaya meluncurkan fitur paylater yang Bernama Gopaylater. Pengguna Gopaylater dapat memiliki kartu kredit tanpa kartu dan tanpa melalui proses produksi yang melelahkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan gopaylater terhadap perilaku pembelian impulsif pengguna e-commerce di Jakarta karena diyakini sebagai salah satu pemicu perilaku impulse buying. Variabel penggunaan gopaylater melakukan pengukuran berdasarkan persepsi kemudahan, persepsi kemanfaatan, intensitas penggunaan, serta sikap dalam penggunaan yang sebenarnya yang dikemukakan oleh Davis (Nenandha, 2020). Indikator spontanitas, kekuatan, kompulasi, intensitas, kegembiraan, stimulasi, dan ketidakpedulian akan akibat digunakan untuk mengukur variabel impulse buying yang dikemukakan oleh Rook & Fisher (Sari, 2021). Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif sehingga data yang digunakan merupakan hasil dari penyebaran kuesioner terhadap 186 responden yang memenuhi kriteria. Menurut temuan studi tersebut, kebiasaan impulse buying konsumen e-commerce memiliki dampak sebesar 4,2% terhadap kemudahan penggunaan teknologi gopaylater di Jakarta. Dari hasil pengolahan data dapat disimpulkan bahwa konsumen Jakarta memiliki tingkat adopsi teknologi gopaylater yang sangat baik dan memiliki kecenderungan melakukan pembelian impulsif.
PENGARUH PENGGUNAAN GOPAYLATER TERHADAP PERILAKU IMPULSE BUYING PENGGUNA E-COMMERCE DI JAKARTA Dzul Nur Fitriyah; Hotman Tohir Pohan
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan BisnisĀ 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i1.16003

Abstract

Dunia digital yang mengalami Perkembangan menimbulkan transformasi digital dalam dunia ritel dan keuangan hingga menyebabkan perubahan pada tren belanja konsumen. Saat ini e-commerce memberikan berbagai jenis metode pembayaran agar konsumen nyaman, salah satunya adalah metode paylater. Findaya meluncurkan fitur paylater yang Bernama Gopaylater. Pengguna Gopaylater dapat memiliki kartu kredit tanpa kartu dan tanpa melalui proses produksi yang melelahkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan gopaylater terhadap perilaku pembelian impulsif pengguna e-commerce di Jakarta karena diyakini sebagai salah satu pemicu perilaku impulse buying. Variabel penggunaan gopaylater melakukan pengukuran berdasarkan persepsi kemudahan, persepsi kemanfaatan, intensitas penggunaan, serta sikap dalam penggunaan yang sebenarnya yang dikemukakan oleh Davis (Nenandha, 2020). Indikator spontanitas, kekuatan, kompulasi, intensitas, kegembiraan, stimulasi, dan ketidakpedulian akan akibat digunakan untuk mengukur variabel impulse buying yang dikemukakan oleh Rook & Fisher (Sari, 2021). Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif sehingga data yang digunakan merupakan hasil dari penyebaran kuesioner terhadap 186 responden yang memenuhi kriteria. Menurut temuan studi tersebut, kebiasaan impulse buying konsumen e-commerce memiliki dampak sebesar 4,2% terhadap kemudahan penggunaan teknologi gopaylater di Jakarta. Dari hasil pengolahan data dapat disimpulkan bahwa konsumen Jakarta memiliki tingkat adopsi teknologi gopaylater yang sangat baik dan memiliki kecenderungan melakukan pembelian impulsif.