Evie Yulianti
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trisakti

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANTECEDENT DARI GREEN HOTEL VISIT INTENTION Evie Yulianti; Sri Vandayuli Riorini
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i1.16005

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Anteseden dari Green Hotel Visit Intention. Berdasarkan pengujian hipotesis, penelitian ini menyimpulkan bahwa eco-labelling merupakan variabel intervening terhadap pengaruh kepedulian lingkungan, influencer. Sedangkan dalam kepedulian lingkungan, influencer memiliki pengaruh positif terhadap eco-labelling. Variabel dependen green purchase intention atau variabel dependen environmental concern, influencer, dan eco-labelling berpengaruh positif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 245 responden dan dikumpulkan dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengujian dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Model (SEM). Temuan penelitian ini adalah: (1a) kepedulian lingkungan berpengaruh positif terhadap niat beli hijau (1b) kepedulian lingkungan berpengaruh positif terhadap niat beli hijau melalui eco-labelling (2) kepedulian lingkungan berpengaruh positif terhadap eco-labelling (3) influencer berpengaruh positif terhadap eco-labelling (4a) influencer berpengaruh positif terhadap green purchase intention (4b) influencer berpengaruh positif terhadap green purchase intention melalui eco-labelling (5)) eco-labelling berpengaruh positif terhadap green purchase intention. Berdasarkan pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa niat konsumen untuk melakukan pembelian yang “hijau” atau ramah lingkungan tetap memperhatikan kepedulian lingkungan, influencer melalui eco-label dalam menentukan pilihannya untuk menginap di Hotel bersama KEMENPAREKRAF (Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif). Disarankan untuk melakukan penelitian di perusahaan retail seperti mall atau supermarket, dan menambah jumlah sampel penelitian agar lebih akurat, serta menambah variabel independen lain yang juga mempengaruhi green purchase intention.
ANTECEDENT DARI GREEN HOTEL VISIT INTENTION Evie Yulianti; Sri Vandayuli Riorini
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i1.16005

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Anteseden dari Green Hotel Visit Intention. Berdasarkan pengujian hipotesis, penelitian ini menyimpulkan bahwa eco-labelling merupakan variabel intervening terhadap pengaruh kepedulian lingkungan, influencer. Sedangkan dalam kepedulian lingkungan, influencer memiliki pengaruh positif terhadap eco-labelling. Variabel dependen green purchase intention atau variabel dependen environmental concern, influencer, dan eco-labelling berpengaruh positif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 245 responden dan dikumpulkan dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengujian dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Model (SEM). Temuan penelitian ini adalah: (1a) kepedulian lingkungan berpengaruh positif terhadap niat beli hijau (1b) kepedulian lingkungan berpengaruh positif terhadap niat beli hijau melalui eco-labelling (2) kepedulian lingkungan berpengaruh positif terhadap eco-labelling (3) influencer berpengaruh positif terhadap eco-labelling (4a) influencer berpengaruh positif terhadap green purchase intention (4b) influencer berpengaruh positif terhadap green purchase intention melalui eco-labelling (5)) eco-labelling berpengaruh positif terhadap green purchase intention. Berdasarkan pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa niat konsumen untuk melakukan pembelian yang “hijau” atau ramah lingkungan tetap memperhatikan kepedulian lingkungan, influencer melalui eco-label dalam menentukan pilihannya untuk menginap di Hotel bersama KEMENPAREKRAF (Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif). Disarankan untuk melakukan penelitian di perusahaan retail seperti mall atau supermarket, dan menambah jumlah sampel penelitian agar lebih akurat, serta menambah variabel independen lain yang juga mempengaruhi green purchase intention.