Azalia Zafira Baihaqie
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trisakti

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH AUDIT INTERNAL, WHISTLEBLOWING SYSTEM, DAN MORALITAS INDIVIDU TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD Azalia Zafira Baihaqie; Sofie
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan BisnisĀ 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i1.16056

Abstract

Di Indonesia kasus kecurangan masih sering terjadi, membuat kasus kecurangan menjadi masalah utama yang harus diatasi. ACFE (2019) menyatakan korupsi merupakan fraud yang paling sering terjadi di Indonesia. Upaya perusahaan untuk menghindari terjadinya fraud adalah dengan mengadakan keberadaan audit internal, memiliki sistem pelaporan yang telah dirancang khusus yaitu Whistleblowing System, dan moralitas individu yang dimiliki oleh setiap karyawan. Jenis penelitian kuantitatif dengan menguji pengaruh Variabel X yang terdiri dari Audit Internal, Whistleblowing System, dan Moralitas Individu terhadap Pencegahan Fraud (Y). Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan 5 property. Dengan hasil hipotesis Audit internal sebesar 0,001/2 (0.0005) < 0,05, Whistleblowing System sebesar 0,010/2 (0.005) < 0,05, dan Moralitas Individu sebesar 0,000/2 (0.000) < 0,05. Jadi dapat disimpulkan bahwa pengaruh audit internal, Whistleblowing System, dan Moralitas Individu memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Pencegahan Fraud.
PENGARUH AUDIT INTERNAL, WHISTLEBLOWING SYSTEM, DAN MORALITAS INDIVIDU TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD Azalia Zafira Baihaqie; Sofie
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan BisnisĀ 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i1.16056

Abstract

Di Indonesia kasus kecurangan masih sering terjadi, membuat kasus kecurangan menjadi masalah utama yang harus diatasi. ACFE (2019) menyatakan korupsi merupakan fraud yang paling sering terjadi di Indonesia. Upaya perusahaan untuk menghindari terjadinya fraud adalah dengan mengadakan keberadaan audit internal, memiliki sistem pelaporan yang telah dirancang khusus yaitu Whistleblowing System, dan moralitas individu yang dimiliki oleh setiap karyawan. Jenis penelitian kuantitatif dengan menguji pengaruh Variabel X yang terdiri dari Audit Internal, Whistleblowing System, dan Moralitas Individu terhadap Pencegahan Fraud (Y). Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan 5 property. Dengan hasil hipotesis Audit internal sebesar 0,001/2 (0.0005) < 0,05, Whistleblowing System sebesar 0,010/2 (0.005) < 0,05, dan Moralitas Individu sebesar 0,000/2 (0.000) < 0,05. Jadi dapat disimpulkan bahwa pengaruh audit internal, Whistleblowing System, dan Moralitas Individu memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Pencegahan Fraud.