Juniati Gunawan
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trisakti

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AUDIT REPORT LAG PADA MANUFAKTUR DI INDONESIA DENGAN REPUTASI KAP SEBAGAI PEMODERASI Christine Yos Febriani; Juniati Gunawan
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i1.16236

Abstract

Bukti empiris yang dilakukan dalam penelitian ini menunjukkan profitabilitas, pergantian auditor, kompleksitas industri, reputasi KAP, ukuran dewan dan ukuran perusahaan. Tujuan kami adalah untuk mengidentifikasi dampak keterlambatan pelaporan sebagai variabel independen. Koefisien diterapkan pada variabel. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah industri manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) antara tahun 2018 sampai dengan tahun 2020. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 151 industri manufaktur. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah target sampling sebanyak 453 data dan analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh terhadap audit report delay. Di sisi lain, perubahan auditor, kompleksitas perusahaan, ukuran dewan, ukuran industri, diversifikasi kepemilikan, dan konsentrasi kepemilikan tidak mempengaruhi penundaan pelaporan audit.
PENGARUH PROFITABILITAS LIKUIDITAS KEPUTUSAN INVESTASI DAN KEPUTUSAN PENDANAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Mai Lita Sari; Juniati Gunawan
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i1.16445

Abstract

Nilai Perusahaan merupakan salah satu indikator penilaian kinerja perusahaan untuk membantu perusahaan dalam melakukan kegiatan investasi dan merupakan kondisi yang menggambarkan pencapaian suatu perusahaan selama proses beroperasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Keputusan Investasi dan Keputusan Pendanaan terhadap nilai perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor Properti & Real Estate dan Konstruksi & Teknik Sipil yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yaitu metode pengambilan sampel penelitian menggunakan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan. Tercatat sebanyak 88 perusahaan di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021 dan terpilih sebanyak 59 perusahaan yang memenuhi kriteria sampel penelitian dengan periode pengamatan selama 3 tahun sehingga diperoleh sebanyak 177 data sampel. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan menggunakan perangkat lunak Eviews versi 12. Hasil penelitian memberikan simpulan bahwa variabel profitabilitas (ROE), Likuiditas (CR), Keputusan Investasi (TAG) dan Keputusan Pendanaan (DER) berpengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan (Tobin’s Q).
PENGARUH PERTUMBUHAN PERUSAHAAN, EARNING PER SHARE, DAN STRUKTUR MODAL TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN DENGAN UMUR PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL KONTROL Annamali Lolo Ramma; Juniati Gunawan
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i2.18143

Abstract

Hasil yang diteliti yaitu untuk menganalisis pengaruh antara pertumbuhan perusahaan, earning per share, dan struktur modal pada kebijakan dividen dengan umur perusahaan sebagai variabel kontrol pada perusahaan yang berada di daftar Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018-2022. Penelitian ini menggunakan populasi yaitu perusahaan sektor layanan perdagangan dan investasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022. Penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan sampel dari 167 perusahaan menggunakan proses yang disebut Purposive Sampling Analisis linier berganda adalah teknik analisis yang digunakan. Penambahan variabel kontrol Umur Perusahaan pada topik penelitian ini didasarkan bahwa perusahaan yang tua akan lebih dipercaya oleh investor daripada perusahaan yang baru karena perusahaan yang sudah lama berdiri tingkat penghasilan laba yang akan dibagikan dalam bentuk dividen sangat baik. Perolehan akhir pada penelitian adalah pertumbuhan perusahaan berdampak negatif pada kebijakan dividen, earning per share berdampak positif pada kebijakan dividen, dan struktur modal tidak berdampak pada kebijakan dividen.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AUDIT REPORT LAG PADA MANUFAKTUR DI INDONESIA DENGAN REPUTASI KAP SEBAGAI PEMODERASI Christine Yos Febriani; Juniati Gunawan
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i1.16236

Abstract

Bukti empiris yang dilakukan dalam penelitian ini menunjukkan profitabilitas, pergantian auditor, kompleksitas industri, reputasi KAP, ukuran dewan dan ukuran perusahaan. Tujuan kami adalah untuk mengidentifikasi dampak keterlambatan pelaporan sebagai variabel independen. Koefisien diterapkan pada variabel. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah industri manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) antara tahun 2018 sampai dengan tahun 2020. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 151 industri manufaktur. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah target sampling sebanyak 453 data dan analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh terhadap audit report delay. Di sisi lain, perubahan auditor, kompleksitas perusahaan, ukuran dewan, ukuran industri, diversifikasi kepemilikan, dan konsentrasi kepemilikan tidak mempengaruhi penundaan pelaporan audit.
PENGARUH PROFITABILITAS LIKUIDITAS KEPUTUSAN INVESTASI DAN KEPUTUSAN PENDANAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Mai Lita Sari; Juniati Gunawan
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i1.16445

Abstract

Nilai Perusahaan merupakan salah satu indikator penilaian kinerja perusahaan untuk membantu perusahaan dalam melakukan kegiatan investasi dan merupakan kondisi yang menggambarkan pencapaian suatu perusahaan selama proses beroperasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Keputusan Investasi dan Keputusan Pendanaan terhadap nilai perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor Properti & Real Estate dan Konstruksi & Teknik Sipil yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yaitu metode pengambilan sampel penelitian menggunakan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan. Tercatat sebanyak 88 perusahaan di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021 dan terpilih sebanyak 59 perusahaan yang memenuhi kriteria sampel penelitian dengan periode pengamatan selama 3 tahun sehingga diperoleh sebanyak 177 data sampel. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan menggunakan perangkat lunak Eviews versi 12. Hasil penelitian memberikan simpulan bahwa variabel profitabilitas (ROE), Likuiditas (CR), Keputusan Investasi (TAG) dan Keputusan Pendanaan (DER) berpengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan (Tobin’s Q).
Pendekatan Hexagon Fraud dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan dengan Komite Audit sebagai Moderasi Leonald Franstiyanto; Juniati Gunawan
Jurnal MADANI: Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Humaniora Vol. 8 No. 2: September 2025
Publisher : Lembaga Kajian Demokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat (LKD-PM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33753/madani.v8i2.430

Abstract

This study analyzes the influence of six elements in the Hexagon Fraud framework on financial statement fraud, while also examining the moderating role of the audit committee. The elements investigated include pressure (financial stability), capability (change in director), opportunity (nature of industry), rationalization (total accruals to total assets), arrogance (family relationships), and collusion (CEO duality). Data were obtained from the financial reports of food and beverage subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2022–2024 period. The analysis employed multiple regression and interaction tests for moderation effects. The results indicate that pressure, capability, opportunity, and rationalization have a significant positive effect on financial statement fraud. In contrast, arrogance and collusion were found to be insignificant. The audit committee failed to moderate the relationship between fraud elements and financial statement fraud effectively and, in some cases, even reinforced the relationship. These findings highlight weaknesses in internal monitoring structures, suggesting that the existence of audit committees is not matched by adequate quality, independence, or competence. Practically, firms are advised to strengthen the audit committee’s role substantively rather than symbolically. Regulators are also encouraged to tighten oversight and establish minimum qualification standards for audit committees, particularly in industries with high fraud risk. Abstrak Penelitian ini menganalisis pengaruh enam elemen dalam pendekatan Hexagon Fraud terhadap kecurangan laporan keuangan, serta menguji peran komite audit sebagai variabel moderasi. Elemen yang dianalisis mencakup pressure (financial stability), capability (pergantian direktur), opportunity (karakteristik industri), rationalization (total akrual terhadap aset), arrogance (relasi keluarga), dan collusion (CEO duality). Data diperoleh dari laporan keuangan perusahaan subsektor makanan dan minuman di BEI periode 2022–2024, dengan analisis regresi berganda dan uji interaksi moderasi. Hasil menunjukkan bahwa pressure, capability, opportunity, dan rationalization berpengaruh signifikan terhadap fraud. Sebaliknya, arrogance dan collusion tidak signifikan. Komite audit terbukti tidak mampu memoderasi hubungan elemen-elemen fraud secara efektif, bahkan cenderung memperkuatnya dalam beberapa kasus. Temuan ini menunjukkan kelemahan struktur pengawasan internal, di mana keberadaan komite audit belum diiringi kualitas, independensi, dan kompetensi yang memadai. Implikasi praktisnya, perusahaan perlu memperkuat peran komite audit secara substansial, bukan hanya formal. Regulator juga disarankan memperketat pengawasan serta menetapkan standar kualifikasi minimum bagi komite audit, khususnya di industri dengan risiko fraud tinggi. Kata Kunci: Hexagon Fraud, Kecurangan Laporan Keuangan, Komite Audit