Mathematics lessons are often considered difficult and boring by most students in various schools. Among the causes of this is monotonous, teacher-centered learning. To bridge this, learning breakthroughs are needed that make students happy, can get rid of boredom and at the same time can convey the content of the lesson well. Among the many lessons that can eliminate student boredom is learning with game inserts. Many games can be played in learning mathematics. Of the many games, which the authors adopted in this study was a rubber band game that could make students memorize basic multiplication, namely multiplication numbers 1 to 10. The results of this study illustrate that this learning model can improve student learning outcomes in terms of learning completeness. The pre-cycle completeness was 20.8%, and in the first cycle it increased to 54.17%. In the second cycle, learning completeness reached 91.67%. ABSTRAKPelajaran matematika sering kali dianggap sulit dan membosankan oleh sebagian besar murid di berbagai sekolah. Diantara penyebab hal tersebut adalah pembelajaran yang monoton, berpusat pada guru. Untuk menjembatani hal ini perlu terobosan pembelajaran yang membuat siswa gembira, bisa membuang kejenuhan dan sekaligus bisa menyampaikan isi pelajaran dengan baik. Diantara banyak pembelajaran yang bisa menghilangkan kejenuhan siswa adalah pembelajaran dengan sisipan permainan. Banyak permainan yang bisa dimainkan dalam pembelajaran matematika. Dari banyak permainan tersebut, yang penulis angkat dalam penelitian ini adalah permainan karet gelang yang bisa membuat siswa hafal perkalian dasar , yakni perkalian angka 1 sampai dengan 10. Hasil Penelitian ini menggambarkan bahwa model pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa dilihat dari ketuntasan belajarnya. Ketuntasan pra siklus adalah 20.8%, dan pada siklus pertama meningkat menjadi 54.17 %. Pada siklus yang kedua ketuntasan belajar mencapai 91,67 %.