Adani Widya Kusuma
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Interior Hotel Artotel Yogyakarta Dengan Menerapkan Konsep ‘Staycation Into Art’ Adani Widya Kusuma; Ivada Ariyani; Riza Septriani Dewi
Journal of Contemporary Indonesian Art Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jocia.v9i1.8224

Abstract

Perancangan ulang interior hotel butik Artotel Yogyakarta memiliki tujuan untuk menciptakan pengalaman menikmati seni di dalam sebuah interior hotel. Hal ini didasari atas keberadaan kota Yogyakarta sebagai kota seni sehingga pengunjung hotel dapat merasakan atmosfer seni kontemporer di dalamnya. Untuk memperkuat identitas serta mudah dikenali, karya seniman Indieguerillas dijadikan inspirasi di banyak bagian interior hotel. Selain itu, untuk memperkuat tema, beberapa karya populer seniman ini juga menjadi bagian dari elemen interior hotel berbintang 4 ini. Karya Indiguerillas dipilih karena dianggap mampu mewakili seni kontemporer yang berkembang di Yogyakarta, serta sesuai dengan konsep perancangan ini, yaitu “staycation into arts”. Permasalahan desain yang diangkat pada perancangan adalah bagaimana pengunjung dapat merasakan dan menjadi bagian dari sebuah karya seni, sehingga dapat tercipta pengalaman estetika. Hal ini memunculkan ide untuk mengajak pengunjung dalam berinteraksi dengan karya seni secara audial, visual, dan taktil yang diterapkan pada elemen pembentuk ruang, baik dinding, lantai maupun plafon, juga pada furniturnya. Selain itu, untuk memberikan pengalaman menyeluruh, proses kreatif seniman dalam berkarya diterapkan secara konseptual di dalam interior, dan diterapkan secara tematis dalam ruang – ruangnya. Hasil perancangan ini menunjukan bahwa karya seni dalam sebuah interior ruangan bukan hanya sekedar dinikmati sebagai pajangan semata, tetapi lebih dari itu dapat menjadi sarana refleksi bagi pengunjungnya, melalui staycation into arts.