Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas X SMA Negeri 1 Jember dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning strategi college bowl. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Jember sebagai kelas eksperimen dan 36 siswa kelas X MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Februari 2020 dengan kegiatan tindakan kelas menggunakan model pembelajaran discovery learning strategi college bowl, dan kegiatan tes berupa formatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa dengan pembelajaran discovery learning strategi college bowl memiliki kemampuan pemecahan yang lebih baik daripada siswa dengan pembelajaran konvensional atau ekspository. Hal ini dapat dilihat dari pencapaian tahapan pemecahan masalah matematika siswa, dimana siswa yang mencapai tahapan ke 4 pada kelas eksperimen sebesar 77,78% dan kelas kontrol hanya 55,56%. Hasil belajar siswa dengan pembelajaran discovery learning strategi college bowl juga lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional menggunakan metode ekspositori (ceramah). Persentase ketuntasan hasil belajar siswa kelas eksperimen secara klasikal lebih tinggi dari pada kelas kontrol sebesar 8,33%. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas X SMA Negeri 1 Jember dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning strategi college bowl. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Jember sebagai kelas eksperimen dan 36 siswa kelas X MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Februari 2020 dengan kegiatan tindakan kelas menggunakan model pembelajaran discovery learning strategi college bowl, dan kegiatan tes berupa formatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa dengan pembelajaran discovery learning strategi college bowl memiliki kemampuan pemecahan yang lebih baik daripada siswa dengan pembelajaran konvensional atau ekspository. Hal ini dapat dilihat dari pencapaian tahapan pemecahan masalah matematika siswa, dimana siswa yang mencapai tahapan ke 4 pada kelas eksperimen sebesar 77,78% dan kelas kontrol hanya 55,56%. Hasil belajar siswa dengan pembelajaran discovery learning strategi college bowl juga lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional menggunakan metode ekspositori (ceramah). Persentase ketuntasan hasil belajar siswa kelas eksperimen secara klasikal lebih tinggi dari pada kelas kontrol sebesar 8,33%.