Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profesionalitas kepemimpinan kepala sekolah dan komunikasi internal terhadap motivasi kerja guru di SMA Negeri Bateti Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitina ini menggunakan model penelitian tindakan yang dilakukan dalam dua siklus dimana pada setiap siklus terdiri dari empat tahap yakni perencanaan, pelaksanaan, eveluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah para guru di SMA Negeri Bateti sejumlah 45 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pra siklus, total skor yang diperoleh 45 guru adalah 3020 dengan nilai rata-rata 68,39. Pada tahap pra siklus ini, hanya ada 18 guru yang memperoleh nilai tuntas dengan prosentase ketuntasannya 40%. Siklus I, total nilai meningkat menjadi 3315 dengan nilai rata-rata 74,84. Pada siklus I ini, sebanyak 19 guru belum memperoleh nilai dengan kategori tuntas dimana besaran prosentasenya adalah 42,22%. Sementara itu, 26 guru lainnya sudah tuntas perolehan nilainya dengan prosentase 57,78%. Total perolehan nilai pada siklus II adalah 3624 dengan skor rata-rata 81,04. Dari 45 guru yang menjadi objek penelitian ini, hanya 5 orang (11,11%) yang belum tuntas pada siklus II ini sedangkan 40 guru lainnya sudah tuntas sengan prosentase ketuntasannya 88,89%. Pelaksanaan penelitian tindakan sekolah secara berkelanjutan dapat meningkatkan kualitas profesionalitas kepemimpinan kepala sekolah, efektivitas komunikasi internal, dan motivasi kerja guru di SMA Negeri Bateti. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan penelitian tindakan sekolah yang dilakukan di SMA Negeri Bateti dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas profesionalitas kepemimpinan kepala sekolah, efektivitas komunikasi internal, dan motivasi kerja guru, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas pendidikan di SMA Negeri Bateti.