Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN PASIEN DALAM MENGKONSUMSI OBAT TUBERKULOSIS PARU DI POLI PARU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH M.TH DJAMAN KABUPATEN SANGGAU TAHUN 2024 Susilawati Susilawati
Scientific Journal of Nursing Research Vol 6, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/sjnr.v6i2.2334

Abstract

BackgroundThe bacteri a Mycobacterium tuberculosis causes tuberculosis, a chronic infectious disease. Usually, microscopic droplets or droplet nuclei transmit tuberculosis from human to human through the air. It has been known for a long time and continues to be a health problem in various countries around the world.. Objective: to find out the relationship between family support and patient compliance in taking tuberculosis medication at the Pulmonary Polyclinic of RSUD M.Th. Djaman, Sanggau. Method: This study employs a descriptive-quantitative approach, utilizing a cross-sectional research design. This study's sample consisted of all pulmonary tuberculosis patients from the Pulmonary Polyclinic at RSUD M.Th. Djaman, Sanggau, specifically 63 participants. The research employed a total sampling technique, specifically a sample return technique, to sample all members of the population with a count of less than 100. The chi-square test results indicate a significant correlation between information support and patient compliance in taking TB medicine (p-value = 0.002), emotional support for patient compliance in taking TB medicine (p-value = 0.000), instrumental support for patient compliance in taking TB medicine (p-value = 0.000), and support for patient compliance in taking TB medicine (p-value = 0.000), resulting in family support for patient compliance in taking pulmonary TB medicine (p-value = 0.000). Conclusion: Specifically, there is a significant relationship between family support and patient compliance when taking pulmonary TB drugs at the Pulmonary Polyclinic at RSUD M.Th. Djaman, Sanggau. Suggestion: It is hoped that all families of pulmonary TB patients at RSUD M.Th. Djaman, Sanggau to maintain, increase support and create a good environment, so that the level of medication compliance among pulmonary TB patients increases.
HUBUNGAN CARA PENCUCIAN PERALATAN MAKAN DAN PENYIMPANAN PERALATAN MAKAN DENGAN ANGKA KUMAN PADA KANTIN SEKOLAH DASAR NEGERI DI PONTIANAK UTARA Yulia Yulia; Marlina Ivitrianti; Susilawati Susilawati
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 3 No 2 (2024): Journal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v3i2.336

Abstract

Penyakit yang ditimbulkan oleh makanan terkontaminasi salah satunya adalah diare, dengan angka kejadian diare sebanyak 332 kasus di wilayah Pontianak Utara tahun 2020. Salah satu penyebab terjadinya diare yaitu pengaruh makanan yang tidak baik, kebersihan peralatan dan penyimpanan peralatan makan. Tujuan umum dari penelitian ini yaitu menganalisis hubungan cara pencucian peralatan makan dan penyimpanan peralatan makan dengan angka kuman pada kantin sekolah dasar negeri di Pontianak Utara. Metode penelitian ini yaitu metode observasional menggunakan form ceklis sebagai alat bahan mengumpulkan data primer, pemeriksaan angka kuman dilakukan dengan usap alat makan pada sendok dengan 5 buah sendok pada 30 kantin. Berdasarkan hasil penelitian, teknik pencucian sebanyak 90% kantin telah memenuhi persyaratan, penyimpanan peralatan makan sebanyak 80% kantin memenuhi persyaratan dan hasil penelitian dengan angka kuman pada peralatan makan sebanyak 93% kantin belum memenuhi persyaratan. Kesimpulan penelitian adalah tidak ada hubungan antara teknik pencucian peralatan makan dengan angka kuman di kantin SDN Pontianak Utara dengan p value = 0,626. Tidak ada hubungan antara penyimpanan peralatan makan dengan angka kuman di kantin SDN Pontianak Utara dengan p value = 0,464.
EFEKTIVITAS KOMBINASI PENGGUNAAN MOL AMPAS TEBU DAN MOL BONGGOL PISANG NIPAH TERHADAP KECEPATAN PEMATANGAN KOMPOS SAMPAH SAYUR DI PASAR PAGI KOTA PONTIANAK Nabilah Putri Ananda; Taufik Anwar; Susilawati Susilawati
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 3 No 2 (2024): Journal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v3i2.341

Abstract

Sampah sisa sayuran apabila tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun bagi kesehatan manusia. Tujuan penelitian ini yaitu ingin melihat perbedaan kecepatan pematangan kompos kombinasi MOL ampas tebu dan MOL bonggol pisang nipah. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan kombinasi mol ampas tebu dan mol bonggol pisang nipah. Sampel yang digunakan yaitu 40 sampel dengan 5 kali pengulangan. Analisis data yang digunakan yaitu analisis Uji One Way Anova. Hasil penelitian ini yaitu kecepatan pematangan kompos sampah sayur selama 21 hari dengan komposisi bahan sebanyak 15 kg. Adanya perbedaan di setiap variasi dosis terhadap kecepatan pematangan kompos dimana di setiap persentase memiliki kenaikan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kecepatan pematangan kompos sampah sayur menggunakan kombinasi MOL Ampas Tebu dan MOL Bonggol Pisang Nipah adalah pada dosis 50 ml selama 13 hari dan paling lama pada dosis 10ml selama 17,6 hari. Untuk proses pencacahan kompos harus lebih kecil sehingga kompos dapat mengurai lebih cepat.
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU PENJAMAH DALAM HIGIENE SANITASI KANTIN SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEMANGKAT KEC. PEMANGKAT KAB. SAMBAS Windi Novitasari; Susilawati Susilawati; Yulia Yulia
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 4 No 1 (2025): Journal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v4i1.390

Abstract

Diare terjadi disebabkan oleh jajanan yang tidak higienis atau telah terkontaminasi berbagai organisme bakteri, virus, dan atau parasit. Kasus diare di wilayah kerja Puskesmas Pemangkat tahun 2022 sebanyak 241 orang dan tahun 2023 sebanyak 257 orang. Selain itu diare juga disebabkan oleh kondisi kantin sekolah yang masih kurang baik seperti tempat sampah dan jarak kantin berdekatan serta tidak tertutup. Tujuan dari penelitian ini untuk menggambarkan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Penjamah dalam Higiene Sanitasi kantin Sekolah Dasar di wilayah Kerja Puskesmas Pemangkat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif yang menampilkan gambaran pengetahuan, sikap dan perilaku penjamah. Jumlah populasi 38 orang dan sampel adalah total populasi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar checklist dengan cara wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 28 orang (74%) Pengetahuan penjamah berkategori Baik, 30 orang (79%) sikap penjamah berkategori cukup, 22 orang (58%) perilaku penjamah berkategori cukup. Kesimpulan dari penelitian pengetahuan, sikap dan perilaku penjamah dalam Higiene Sanitasi dikantin sekolah dasar di wilayah kerja Puskemas berkategori baik.