Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH VARIASI WAKTU, JUMLAH SERTA JENIS DAUN GAMAL TERHADAP KADAR GULA REDUKSI PADA PEMERAMAN BUAH PISANG KEPOK KUNING (MUSA X PARADISIACAL) Ni Wayan Martiningsih; Made Vivi Oviantari; Ni Kadek Ayu Epta Dian
Jurnal IKA Vol. 14 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v14i1.8333

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan (1) mengetahui kadar gula reduksi buah pisang kepok kuning (Musa X paradisiacal) dengan variasi waktu, serta jumlah dan jenis daun gamal yang digunakan dalam pemeraman, (2) mengetahui pengaruh waktu pemeraman terhadap kadar gula reduksi buah pisang kepok kuning (Musa X paradisiacal) dengan pemeraman daun gamal, (3) mengetahui pengaruh variasi jumlah dan jenis daun gamal yang digunakan untuk memeram terhadap kadar gula reduksi buah pisang kepok kuning (Musa X paradisiacal). Untuk mengetahui kadar kadar gula reduksi pada buah pisang kepok kuning dilakukan dengan metode Luff Schoorl. Penelitian menggunakan lima perlakuan dengan interval waktu 0, 3, 6, 9 hari dan dua kali pengulangan. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik.Hasil penelitian ini adalah (1) dari lima perlakuan didapatkan kadar gula reduksi tertinggi pada perlakuan dengan pemeraman daun gamal muda 20% selama 6 hari yaitu sebesar 3,518 %. (2) Waktu optimal untuk pemeraman buah pisang kepok kuning menggunakan daun gamal sehingga menghasilkan kadar gula reduksi yang tinggi adalah pada lama pemeraman selama enam hari. (3) Pemeraman buah pisang kepok kuning dengan menggunakan daun gamal muda memberikan pengaruh lebih besar dalam peningkatan kadar gula reduksi daripada daun gamal tua jika penggunaannya sebanyak 20% dari berat buah pisang.Kata-kata kunci: pisang kepok kuning, gula reduksi, daun gamal,dan metode Luff Schrool.
POTENSI ECOENZYME DARI RUMPUT BEBEK (Lemna minor) DALAM MENURUNKAN KADAR BOD PADA AIR LIMBAH LAUNDRY Made Vivi Oviantari; I Made Gunamantha; Riyan Wibawa
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v7i1.9441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kefektifan ecoenzyme Lemna minor dalam menurunkan kadar BOD pada air limbah laundry serta menganalisis parameter pendukung seperti perubahan warna, bau, pH dan TDS pada sampel tersebut. Dalam menentukan kadar BOD pada penelitian ini, diawali dengan menentukan kadar BOD pada air limbah laundry dan ecoenzyme, kemudian ditentukan kadar BOD pada air limbah yang ditambahkan ecoenzyme dengan variasi komposisi ecoenzyme:limbah (1:1; 1:2; 1:3; 2:1 dan 3:1) dan waktu kontak (1.5.10, 15, 20, 25 hari) dengan menggunakan instrumen DO meter, kadar TDS dianalisis dengan TDS meter serta nilai pH dianalisis dengan pH meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar BOD pada ecoenzyme berada di kisaran 5 – 0,4 mg/L, lalu untuk air limbah berada di kisaran 61 – 69 mg/L dan kadar BOD pada sampel aplikasi mengalami penurunan sekitar 87% yaitu sekitar 0,55 mg/L. Kadar TDS dan pH pada ecoenzyme dan sampel aplikasi mengalami penurunan, sedangkan kadar TDS pada air limbah mengalami peningkatan seiring waktu kontak. Ecoenzyme Lemna minor dan sampel aplikasi mengalami perubahan warna dan bau semakin lama semakin tidak menyengat, sedangkan untuk air limbah laundry tidak mengalami perubahan warna, tetapi bau yang dihasilkan semakin lama semakin membusuk.
Adsorpsi Zat Warna Remazol Brilliant Blue R dengan Adsorben Arang Aktif dari Kayu Kopi (Coffea sp.) Bella Puja Prismalasari; I Nyoman Sukarta; Made Vivi Oviantari
KOLONI Vol. 5 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v5i2.887

Abstract

This study aims to evaluate the characteristics, adsorption efficiency, and parameters of adsorption isotherm of Remazol Brilliant Blue R dye using coffee wood activated charcoal. The adsorbent was synthesized through a manual charring process followed by chemical activation using CaCl2. Adsorbent characterization includes proximate analysis using Thermogravimetric Analysis (TGA) and surface morphology observation using Scanning Electron Microscope-EDX (SEM-EDX). The results of the proximate analysis showed volatile matter 31.223%, water content 12.21%, ash content 3.06%, total fixed carbon 53.50% and iodine number of 368.097 mg/g. Meanwhile, the activated charcoal CaCl2 has a volatile matter analysis result of 27.17%, water content of 19.90%, ash content of 11.66%, total fixed carbon of 41.28%, and iodine number of 387.1365 mg/g. The surface morphology of the activated charcoal with CaCl2, qualitatively has more cavities than the unactivated charcoal. Effective efficiency if carried out using activated charcoal with CaCl2 at a contact time of 105 minutes (%E = 28.5737), pH 4 (%E = 36.3948), and a concentration of 20 mg/L (%E = 31.8081). This absorption mechanism follows the Langmuir isotherm pattern.