This Author published in this journals
All Journal Ruang
Anita Ratnasari Rakhmatulloh
Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Diponegoro|Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Ruang

Identifikasi Penggunaan Lahan Sekitar Park and Ride BRT Trans Jogja Yasmine Azura Kirana; Anita Ratnasari Rakhmatulloh; Diah Intan Kusumo Dewi
Ruang Vol 9, No 1 (2023): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.9.1.1-11

Abstract

Dalam rangka memenuhi kebutuhan pergerakan masyarakat dan menyelesaikan masalah transportasi di perkotaan, Provinsi DI Yogyakarta menyediakan sistem Bus Rapid Transit (BRT) atau dikenal sebagai Trans Jogja dengan fasilitas pendukungnya yaitu park and ride. Dalam sistem transportasi, tata guna lahan mempengaruhi tingginya bangkitan dan tarikan pergerakan masyarakat, serta pemilihan moda transportasi dan fasilitas pendukungnya. Berdasarkan hal ini perlu dilakukan pemetaan penggunaan lahan sekitar park and ride untuk memaksimalkan penggunaan fasilitas ini maupun untuk merancang park and ride baru. Park and ride yang dikaji pada penelitian ini yaitu Park and Ride Gamping yang terletak di Kabupaten Sleman dan Taman Parkir Ngabean yang terletak di Kota Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik kawasan sekitar park and ride berdasarkan keberagaman penggunaan lahan. Analisis deksriptif kuantitatif dan metode pemetaan digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa penggunaan lahan sekitar Park and Ride Gamping didominasi oleh sawah irigasi dan permukiman. Permukiman menciptakan bangkitan pergerakan yang tinggi karena berimplikasi pada tingginya jumlah penduduk yang ingin memenuhi kebutuhan mereka di pusat kota, yaitu Kota Yogyakarta. Sehingga Park and Ride Gamping termasuk suburban commuter oriented center. Sedangkan pada Taman Parkir Ngabean, penggunaan lahan cenderung bervariasi yaitu permukiman, perdagangan dan jasa, pariwisata dan budaya, serta perkantoran. Penggunaan lahan ini menghasilkan tingginya bangkitan dan tarikan pergerakan masyarakat dengan lokasi tujuan pergerakan di sekitar tempat parkir ini, sehingga Taman Parkir Ngabean termasuk urban mixed use center. Dengan perbedaan penggunaan lahan ini dapat terlihat bahwa masing-masing park and ride ini menghasilkan pergerakan masyarakat yang berbeda pula.