This Author published in this journals
All Journal Farmaka
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REVIEW ARTIKEL : ADVERSE DRUG EVENTS ARIPIPRAZOLE PADA PASIEN DENGAN GEJALA PSIKOSIS TANTIE NOER APRILIYA
Farmaka Vol 21, No 1 (2023): Farmaka (Maret)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v21i1.42695

Abstract

Psikosis merupakan gangguan mental ditandai dengan adanya halusinasi, delusi, perilaku katatonik, perilaku kacau, berbicara kacau dan umumnya disertai dengan kinerja yang buruk. Antipsikotik digunakan untuk mengatasi psikosis dibagi menjadi antipsikotik generasi pertama dan kedua. Kedua generasi antipsikotik memiliki aktivitas farmakologi yang sama, yaitu memblokir reseptor dopamin D2. Efek samping ekstrapiramidal antipsikotik generasi kedua diketahui lebih rendah dibandingkan antipsikotik generasi pertama. Aripiprazole adalah obat antipsikotik generasi kedua golongan kuinolinon dengan mekanisme kerja yang unik di antara antipsikotik generasi kedua lainnya karena merupakan agonis parsial pada reseptor D2 dan 5HT-1a dan antagonis pada 5HT-2a. Penulisan review artikel ini bertujuan untuk mengumpulkan data terkait adverse drug events (ADE) aripiprazole berdasarkan uji klinis pada pasien dengan gejala psikosis. Pencarian sumber dilakukan secara elektronik melalui situs PubMed dengan menggunakan kata kunci “Adverse drug event” dan “Aripiprazole” didapatkan 307 artikel, sebanyak 12 artikel diantaranya memenuhi kriteria penulisan. ADE yang terjadi pada penggunaan aripiprazole diantaranya gangguan sistem saraf pusat, gangguan gastrointestinal, gangguan metabolisme, gangguan tidur, gangguan pergerakan otot, gangguan ritme jantung, dan gangguan insulin, dimana kejadian efek ekstrapiramidal berupa akathisia merupakan ADE yang paling sering terjadi.Kata kunci: Aripiprazole, adverse drug events, antipsikosis, psikosis.