Mual dan muntah merupakan penyakit umum yang biasa terjadi pada ibu hamil. Tingkat mual dan muntah yang terjadi bisa ringan sampai berat, ditandai dengan muntah yang meningkat dan menetap. Kondisi yang memburuk sering disebut dengan hyperemesis gravidarum, dan kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi pada ibu dan janin secara signifikan jika tidak ditangani secara adekuat. Tujuan penelitian adalah menganalisis karakteristik ibu hamil dan hubungannya dengan kejadian hyperemesis gravidarum. Penelitian diharapkan akan bermanfaat untuk intervensi dan pengembangan asuhan kebidanan pada kejadian hyperemesis gravidarum melalui informasi karakteristik ibu hamil. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif dengan desain cross-sectional. Populasi peneltitian yaitu ibu hamil yang terdaftar pada tahun 2019-2020 di klinik Bidan Wulan yang berlokasi di daerah Majalaya Kab. Bandung sebanyak 300 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling sebanyak 152 orang. Kuesioner menjadi alat pengumpulan data yang berisi identitas ibu hamil meliputi nama, usia ibu, usia kehamilan dan jumlah kehamilan atau paritas. Data diolah menggunakan SPSS dan dianalisis univariat untuk setiap karakteristik dan analisis bivariat untuk mengetahui hubungan karakteristik dengan kejadian hyperemesis gravidarum. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan untuk karakteristik usia kehamilan (p-value=0, 001), sedangkan karakteristik usia ibu dan paritas tidak mempunyai hubungan dengan kejadian hyperemesis gravidarum (p-value= > 0,05). Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan penambahan karakteristik lebih luas baik yang berpengaruh dari faktor internal, faktor kebidanan dan faktor medis