Putri Rachmah Ningsih
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Unsur Budaya dalam Novel Galila Karya Jessica Huwae (Tinjauan Antropologi Sastra) dan Rekomendasinya sebagai Bahan Ajar Novel di Sekolah Putri Rachmah Ningsih
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2, 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v7i2.640

Abstract

Abstrak: Nilai budaya merupakan sebuah hal yang tertanam dan disepakati oleh masyarakat berupa kebiasaan sebagai bentuk perilaku dan tanggapan terhadap hal yang sudah atau belum terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik di dalam novel Galila karya Jessica Huwae. Unsur intrinsik yang dianalisis adalah teori Nurgiyantoro, yaitu tema, alur, latar, tokoh dan penokohan, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat. Unsur ekstrinsik terkait nilai budaya teori Edward Spranger, yaitu nilai teori, nilai agama, nilai seni, nilai ekonomi, nilai solidaritas, dan nilai kuasa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah antropologi sastra untuk membahas kebudayaan dalam novel Galila karya Jessica Huwae. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan mendeskripsikan hasil analisis data. Hasil penelitian menggambarkan bahwa 1) nilai teori berkaitan dengan pengetahuan masyarakat dalam pemanfaatan lahan; 2) nilai ekonomi berkaitan dengan mata pencaharian hidup tradisional dan modern, yaitu nelayan, petani cengkeh, manajer, guru, pengusaha, dan sekretaris; 3) nilai keagamaan berkaitan dengan agama yang dianut oleh tokoh, yaitu Kristen; 4) nilai seni berkaitan seni rupa dan seni musik ditandai dengan lukisan Yesus dan lagu pop Batak; 5) nilai kuasa terdapat pada tokoh Hana yang berkuasa atas hidup anak-anaknya; 6) nilai solidaritas berkaitan dengan tradisi kumpul keluarga. Kata Kunci: Edward Spranger, Nilai Budaya, Novel