Afiat Anugrahadi
Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS ZONA GERAKAN TANAH BERDASARKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PURWOREJO, JAWA TENGAH Himawan Sutanto; Afiat Anugrahadi
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Secara administrasi daerah penelitian berada pada deaerah Desa Rejowinangun, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Daerah penelitian mempunyai intensitas curah hujan termasuk golongan intensitas curah hujan tinggi dan kemiringan lereng yang curam. Hal tersebut dirasa akan sangat penting dalam penelitian kestabilan lereng pada lokasi penelitian dan menjadi faktor penting dalam melakukan penelitian. Adapun tujuan penelitian adalah membuat peta – peta yang terdiri dari peta litologi, kemiringan lereng, tata guna lahan, dan curah hujan yang dapat digunakan untuk mengetahui zona gerakan tanah, menginterpretasi jenis dari gerakan tanah, menentukan beberapa faktor utama yang mempengaruhi gerakan tanah, dan membuat peta tata guna lahan VS peta kerentanan gerakan tanah. Metode penelitian menggunakan klasifkasi SNI (Standar Nasional Indonesia) merupakan suatu metode yang digunakan untuk menghitung dan menyajikan kecenderungan terjadinya bencana dengan memperhatikan aspek lingkungan berdasarkan suatu buku pedoman, yaitu SNI ISO 19110:2015. Kata kunci: Gerakan Tanah, Sistem Informasi Geografis, Purworejo. Abstract Administratively the research area is in the area of Rejowinangun Village, Kemiri District, Purworejo Regency, Central Java Province. Soil / landslide movement is a consequence of the dynamic phenomena of nature to achieve new conditions due to the disturbance of the slope balance that occurs, both naturally and due to human activities. The purpose of this study is to conduct geological mapping so that it can produce several maps that are used to determine the movement of the ground and also can find thematic maps in the form of spatial data with the help of GIS (Geographic Information System). The research method using SNI classification (Indonesian National Standard) is a method used to calculate and present trends in the occurrence of disasters by taking into account environmental aspects based on a guidebook, namely ISO 19110: 2015. Keyword: Landslides, Geographic Information System, Purworejo.
ANALISIS KORELASI PENURUNAN PERMUKAAN TANAH DENGAN PENURUNAN MUKA AIR TANAH DI JAKARTA SELATAN: ANALYSIS OF LAND SUBSIDENCE RELATIONSHIP WITH GROUNDWATER TABLE DEPLETION IN SOUTH JAKARTA Andreas Julio Nembo; Afiat Anugrahadi; Himmes Fitra Yuda
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jek.v3i1.16114

Abstract

Abstrak Peningkatan aktifitas pembangunan dan urbanisasi di Jakarta Selatan telah meningkatkan pengambilan air tanah. Pengambilan air tanah secara terus menerus dengan pengelolaan yang buruk dapat menyebabkan terjadinya penurunan muka air tanah dan memicu terjadinya penurunan permukaan tanah secara berkelanjutan. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu kajian mengenai hubungan penurunan permukaan tanah dengan penurunan muka air tanah yang terjadi di Jakarta Selatan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data sekunder berupa data log bor untuk mengetahui litologi bawah permukaan, data pengukuran penurunan tanah dengan metode geodetik GPS, dan data level muka air tanah pada sumur pantau di Jakarta.  Hasil kajian menunjukkan bahwa endapan sedimen permukaan didominasi oleh lapisan lempung yang masih berada dalam kondisi belum terkonsolidasi dan relatif menebal ke arah utara dengan ketebalan lebih dari 300 m. Kondisi ini memperlihatkan bahwa lapisan sedimen di Jakarta masih mengalami proses kompaksi sehingga secara alamiah terjadi penurunan permukaan tanah.. Penurunan permukaan tanah di Jakarta Selatan memiliki korelasi yang cukup kuat terhadap penurunan muka air tanah yakni sebesar 0,504 yang berarti memiliki derajat hubungan korelasi cukup kuat sebesar 50,4 %. Abstract Increased development activities and urbanization in South Jakarta have increased groundwater extraction. Continuous withdrawal of groundwater with poor management can cause a decrease in the groundwater level and trigger a subsidence. Therefore, a study is needed regarding the relationship of land subsidence with the decrease in groundwater levels that occur in South Jakarta. This research was conducted using secondary data in the form of drill log data to determine subsurface lithology, land subsidence measurement data using the GPS geodetic method, and groundwater level data in monitoring wells in Jakarta. The results of the study show that surface sediment deposits are dominated by a layer of clay which is still unconsolidated and relatively thickened to the north with a thickness of more than 300 m. This condition shows that the sediment layers in Jakarta are still undergoing a compaction process so that naturally subsidence occurs in the soil surface. Subsidence in the land surface in South Jakarta has a fairly strong correlation with the decline in the groundwater level, which is equal to 0.504, which means it has a fairly strong degree of correlation of 50.4%. Kata Kunci : Korelasi; Litologi; Penurunan Muka Tanah; Muka Air Tanah