Bima Putra Indhayanto
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SIKAP HIDUP SIRI NA PESSE MASYARAKAT SUKU BUGIS DALAM NOVEL CALABAI PEREMPUAN DALAM TUBUH LELAKI KARYA PEPI AL-BAYQUNIE Bima Putra Indhayanto
JURNAL PENA Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sikap hidup siri na pesse masyarakat suku Bugis dalam novel calabai perempuan dalam tubuh lelaki karya Pepi Al-Bayqunie. Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar. Pembimbing I Andi Paida dan Pembimbing II Abdul Wahid. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sikap hidup siri na pesse masyarakat suku Bugis dalam novel calabai perempuan dalam tubuh lelaki karya Pepi Al-Bayqunie. Data di dalam penelitian ini berupa satuan kebahasaan yang terdiri atas kata, frasa, klausa, kalimat, dan potongan pragraf yang merepresentasikan sikap hidup siri na pesse yang terdiri atas sikap alempureng, amaccangeng, aggettengeng, awaraningeng, reso na tinulu, dan mappasitinja. Data didalam penelitian ini dikumpuulkan dengan menggunakan teknik membaca, mencatat, dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data dilakukan dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat sikap hidup siri na pesse yang ditemukan di dalam novel Pepi Al-Bayqunie yang terdiri atas sikap alempureng, amaccangeng, aggettengeng, awaraningeng, reso na tinulu, dan mappasitinaja. Dari 6 sikap hidup siri na pesse yang ditemukan itu, sikap amaccangeng dan aggettengeng paling banyak muncul dalam novel Calabai dibandingkan dengan sikap hidup lainnya yaitu, sikap alempureng, awaraningeng, reso na tinulu dan mappasitinaja. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa sikap amaccangeng dan aggetengeng menjadi karakteristik penting yang menandai novel Calabai perempuan dalam tubuh lelaki karya Pepi Al-Bayqunie.