Yuhka Sundaya
Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Islam Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Ekonomi Ketahanan Pangan Komoditi “Rasi” Masyarakat Adat Cireundeu Naufal Nurhadi; Yuhka Sundaya
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v3i1.7201

Abstract

Abstract. This study aims to examine the practice of "rasi" commodity food security and to model the practice of "rasi" commodity food security in the Cireundeu Indigenous People. The data used in this research is primary data. The primary data is quantitative and narrative in nature. The survey was conducted using a questionnaire as an interview guide. The research method used is a research method with a quantitative approach. The results conclude, first, through local farming that has been carried out for 105 years, the Cireundeu Indigenous People have food security stability, and second, the simulation results of the food security model provide information that the Cireundeu Indigenous People have the potential ability to maintain food security sustainably. Abstrak. Penelitian skripsi ini bertujuan untuk mengkaji praktik ketahanan pangan komoditi “rasi” dan memodelkan praktik ketahanan pangan komoditi “rasi” pada Masyarakat Adat Cireundeu. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer. Data primernya bersifat kuantitatif dan naratif. Survey dilakukan dengan kuesioner sebagai panduan wawancara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Hasilnya menyimpulkan, pertama, melalui usaha tani lokal yang dilakukan selama 105 tahun Masyarakat Adat Cireundeu memiliki stabilitas ketahanan pangan, dan kedua, hasil simulasi model ketahanan pangannya memberikan informasi bahwa Masyarakat Adat Cireundeu memiliki kemampuan potensial untuk memelihara ketahanan pangan secara berkelanjutan.