Valensi Kautsar
Institut Pertanian STIPER

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Respon bibit kelapa sawit terhadap aplikasi urea berlapis zeolit sebagai pupuk slow release nitrogen Valensi Kautsar; Mawandha Hangger Gahara; Bimantara Aldymas
Jurnal Pengelolaan Perkebunan (JPP) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik LPP Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54387/jpp.v4i1.32

Abstract

Nitrogen merupakan unsur hara esensial, oleh karenanya ketersediaan nitrogen anorganik sangat penting dalam mendukung perkembangan bibit kelapa sawit. Adanya sifat urea yang lepas cepat, menyebabkan urea mudah hilang sebelum diserap oleh tanaman. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengubah sifat urea dari lepas cepat menjadi lepas lambat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pelapisan urea dengan zeolit dengan metode yang mudah. Urea dengan lapisan zeolit dibandingkan dengan urea tanpa lapisan zeolit selama tiga bulan aplikasi pemupukan bibit sawit main nursery. Penelitian ini menggunakan dua jenis zeolit yaitu zeolit non aktivasi dan zeolit aktivasi, dengan dua persentase yaitu 20% dan 40%. Adanya pelapisan zeolit menyebabkan penurunan higroskopisitas urea dan kelarutan urea pada larutan aquades. Selain itu pelapisan urea pada berbagai persentase dan berbagai tipe zeolit mampu menghasilkan pertumbuhan yang sama baiknya dengan pupuk urea tanpa zeolit. Hal ini menunjukkan bahwa baik zeolit yang diaktivasi maupun non aktivasi dapat dimanfaatkan dalam pelapisan urea yang berdampak pada penurunan jumlah dosis urea yang digunakan dalam pembibitan.
Pemanfaatan Limbah Blotong dari Pabrik Gula sebagai Pupuk Hayati untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman Padi M. Rizky Aldiansyah; Valensi Kautsar; Hangger Gahara Mawandha
Jurnal Pengelolaan Perkebunan (JPP) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Politeknik LPP Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54387/jpp.v5i1.52

Abstract

Sebagai limbah padat yang signifikan dari proses pembuatan gula, blotong menjadi perhatian utama karena potensi pencemarannya yang relative tinggi, tetapi menyimpan potensi yang sangat besar. Potensi pemanfaatan blotong menjadi pupuk hayati menjadi penting untuk mengurangi dampak negatifnya dan meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan. Tujuan studi ini adalah untuk menginvestigasi dampak aplikasi pupuk hayati yang berasal dari limbah blotong terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman padi, dengan mempertimbangkan pengurangan penggunaan pupuk kimia. Sebanyak tiga perlakuan yang berbeda, yang masing-masing adalah 100% Pupuk NPK, 25% NPK + 75% Pupuk Hayati, dan 50% NPK + 50% Pupuk Hayati, diulang empat kali, disusun menggunakan desain Rangkaian Acak Lengkap (RAL). Hasil observasi menunjukkan bahwa perlakuan 50% NPK + 50% Pupuk Hayati memberikan tinggi tanaman dan jumlah anakan yang komparabel dengan perlakuan 100% NPK pada usia 30 HST dan 72 HST. Penggunaan campuran pupuk tersebut juga tidak berbeda nyata dalam berat segar dan berat kering tanaman dibandingkan dengan pemupukan 100% NPK. Pemanfaatan pupuk hayati diharapkan dapat mengurangi dosis pupuk kimia yang mahal dan sulit diperoleh, sambil meningkatkan hasil panen dan menjaga kesuburan tanah. Dengan memperkaya tanah dengan mikroorganisme yang menguntungkan, pupuk hayati membantu meningkatkan kesuburan tanah, penyerapan nutrisi oleh tanaman, dan menjaga keseimbangan ekosistem pertanian, sehingga memberikan harapan untuk hasil panen yang lebih tinggi secara berkelanjutan.