Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Penggunaan Strategi Digital dalam Layanan Kesehatan Rumah Sakit Ni Luh Citra Mutiarahati; I Wayan Septa Wijaya; Ni Putu Indah Rosita
Indonesian Journal of Health Research Vol. 5 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51713/idjhr.v5i3.93

Abstract

Introduction: Digital technology used in hospitals has increased amount 50% to reach health care consumers, which is marked by the increasing demand for health care through applications. This study aims to determine digital strategies used in hospital health services. Methods: Research method used literature review study. Search literature in this literature review using databases in the form of Google Scholar and Pub Med. The prioritized articles revolve around the last 5 (five) years of research, but if there is a science or discussion that has not changed, it will be expanded to an article with the last 10 years of research. Journals were reviewed to select journals of measurement results that were appropriate to the topic from 2018 to 2022. The data used in this study were secondary data. Results: The results of the study show that the use of digital strategies has a tremendous impact, namely increasing more consumers through engagement on social media. Digital marketing in hospitals during this pandemic is a marketing strategy that has many benefits, which can attract new patients, expand business, increase customer/patient trust, strengthen customer/patient loyalty, increase brand awareness, encourage patients to use home services. sick and promote it to other patients and families.
KOMPETENSI DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN KERJA PERAWAT: LITERATURE REVIEW I Wayan Septa Wijaya; Ni Luh Ayu Citra Mutiarahati; Ni Putu Indah Rosita; Ida Ayu Dwidyaniti Wira
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 8: Maret 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/mbi.v17i8.341

Abstract

Kepuasaan kerja merupakan suatu keadaan emosional seseorang yang positif atau menyenangkan dari nilai atau pengalaman orang tersebut, hal ini menunjukkan bahwa perawat membentuk sikap terhadap pekerjaan dengan memperhatikan perasaan, kepercayaan dan perilaku mereka sendiri. Kepuasan kerja perawat dibeberapa negara masih rendah, seperti di Cina 54 % dan Shanghai 60,8%. Dari fenomena yang ada, menunjukkan kepuasan kerja perawat masih rendah. Kompetensi adalah sebuah kemampuan yang dimiliki seseorang yang merupakan perpaduan antara kemampuan personal, keilmuan,teknologi, sosial maupun spritual. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi kompetensi yang harus dimiliki perawat dalam meningkatkan kepuasan kerja seorang perawat. Metode: Artikel ini menggunakan design literatur review yakni peneliti mengulas, merangkum, dan menuliskan pemikiran beberapa pustaka seperti artikel, buku. Penelusuran artikel melalui PubMed, Scincedirect, Scopus dan Google Schoolar. Hasil literatur review ini menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja perawat, untuk menigkatkan kepuasan kerja perawat perlu memperhatikan sepuluh hal sebagai berikut: faktor-faktor khusus untuk profesi dan kompetensi kolaboratif interprofessional, praktek profesional, etis, legal dan peka budaya, pemberian asuhan dan manajemen asuhan keperawatan, pengembangan personal dan profesional, nurse manager competency, team communication & collaboration, staf advocacy & development. change & resource management, personal mastery, quality monitoring and persuance Kesimpulan dari penelitian ini adalah kompetensi dapat meningkatkan kepuasan kerja perawat.
Analysis of Factors and the Role of Posyandu Elderly in Influencing the Elderly to Come to Health Services Ni Putu Indah Rosita; I Wayan Septa Wijaya; Ni Luh Ayu Citra Mutiarahati
PROMOTOR Vol. 6 No. 5 (2023): OKTOBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i5.416

Abstract

The increase in the elderly population presents many challenges in the field of health services. The elderly population influences so many aspects of people's lives, one of which is the need for acute and long-term health care. Posyandu for the elderly is a forum for activities from the community and for the community which is supported by cross-sectoral collaboration, and the community health center provides technical support and guidance. Activities at the posyandu include preventive, promotive, curative, and rehabilitative activities. The success of health services for the elderly in the form of promotive, preventive, and curative efforts through means and facilities such as posyandu for the elderly and community health centers is determined to a large extent by the behavior and perspective of the elderly themselves which shape their attitudes and actions in selecting services. So there will be many factors that influence elderly people coming to health services. This research aims to obtain information about the factors and role of elderly posyandu in influencing elderly visits to health service centers. This article method uses a literature review design, namely the researcher reviews, summarizes, and writes down thoughts on several pieces of literature such as articles. The results of this literature review show that factors such as elderly posyandu, finances, social support, knowledge, and physical accessibility influence elderly visits to health services. Understanding these factors can help in designing interventions aimed at improving older adults' access to necessary health services.
PENGARUH IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT TERHADAP EFISIENSI PELAYANAN DAN KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT X KABUPATEN BULELENG BALI Ni Putu Indah Rosita; I Wayan Septa Wijaya; Putu Ratih Pravitasari; Ida Ayu Dwidyaniti Wira
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Transformasi digital dalam pelayanan kesehatan menjadi strategi utama dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan rumah sakit. Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) diharapkan mampu mengintegrasikan data, mempercepat proses pelayanan, serta meningkatkan akurasi informasi dalam pengambilan keputusan. Namun, implementasi SIMRS di beberapa rumah sakit masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya pelatihan, serta belum optimalnya pemanfaatan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi SIMRS terhadap efisiensi pelayanan dan kepuasan pasien di Rumah Sakit X Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 120 pasien rawat jalan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIMRS berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi pelayanan dan kepuasan pasien. Selain itu, efisiensi pelayanan juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien. Dengan demikian, optimalisasi SIMRS menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Peran Manajemen Sumber Daya Manusia Rumah Sakit pada Masa Implementasi BPJS Kesehatan untuk Mengurangi Keluhan Pasien Putu Ratih Pravitasari; I Wayan Septa Wijaya; Ni Putu Indah Rosita
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v4i4.5812

Abstract

The transformation of PT Askes (Persero) into BPJS Kesehatan in 2014 brought significant changes to Indonesia’s health insurance system. This transformation required hospitals to adapt to the new system, particularly in human resource management (HRM). This study employed a literature review method, with articles sourced from Google Scholar within the period of 2015–2025. The primary focus of this research is to examine the role of hospital HRM during the implementation of BPJS Kesehatan in addressing patient complaints. The findings indicate that effective HRM includes performance management, talent development, competency building, work discipline, and the creation of a conducive work environment. These factors significantly influence employee performance and patient satisfaction. Furthermore, structured HR development through education, training, and strategic planning has been proven to improve productivity and employee loyalty. This study underscores the importance of applying good governance principles in hospital HRM to ensure that healthcare services are of higher quality, timely, and patient-centered.
KAJIAN LITERATUR TENTANG TANTANGAN DAN UPAYA PENGUATAN SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN PADA FASILITAS KESEHATAN: Literature Review on the Challenges and Efforts to Strengthen Health Human Resources in Healthcare Facilities Putu Ratih Pravitasari; I Wayan Septa Wijaya; Ni Putu Indah Rosita
Jurnal Sinergi Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Sinergi Kesehatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jski.v3i1.28

Abstract

Latar Belakang: Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) merupakan salah satu subsistem penting dalam Sistem Kesehatan Nasional yang berperan krusial dalam mendukung mutu pelayanan kesehatan. Pengelolaannya di fasilitas kesehatan masih menghadapi berbagai tantangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan dan serta upaya penguatan SDMK pada fasilitas kesehatan. Metode: Metode yang digunakan adalah literature review dengan pencarian artikel melalui Google Scholar. Hasil: Sistem manajemen SDMK masih belum optimal, dengan temuan utama meliputi distribusi tenaga kesehatan yang tidak merata, penempatan tenaga yang tidak sesuai bidang keahlian, rendahnya partisipasi dalam pendidikan dan pelatihan, serta terbatasnya pendanaan dan sarana pendukung. Kesimpulan: Diperlukan upaya strategis dalam penguatan SDMK melalui perencanaan berbasis kebutuhan, peningkatan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan, serta pemerataan distribusi tenaga Kesehatan.
Pengaruh Kompres Rebusan Daun Kelor Terhadap Intensitas Nyeri Punggung Bawah Pada Pekerja Batu Bata Merah Septi Selvyana; I Ketut Andika Priastana; Ni Putu Indah Rosita
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v6i3.1470

Abstract

Pendahuluan: Nyeri punggung bawah merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang sering dialami oleh pekerja dengan aktivitas fisik berat, seperti pekerja batu bata merah. Posisi kerja yang tidak ergonomis, gerakan berulang, serta beban kerja yang berlebihan dapat meningkatkan risiko terjadinya nyeri punggung bawah yang berdampak pada penurunan produktivitas dan kualitas hidup. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri adalah kompres hangat rebusan daun kelor yang memiliki efek antiinflamasi dan relaksasi otot. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres hangat rebusan daun kelor terhadap intensitas nyeri punggung bawah pada pekerja batu bata merah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja batu bata merah di Desa Tegal Badeng Barat dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi diberikan 1 kali selama 5 hari berturut-turut. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikan < 0,05. Hasil : hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri punggung bawah setelah pemberian kompres hangat rebusan daun kelor. Hasil analisis statistik menunjukkan terhadap pengaruh yang signifikan terhadap penurunan nyeri ( p < 0,05). Kesimpulan : Kompres rebusan daun kelor efektif dalam menurunkan intensitas nyeri punggung bawah pada pekerja batu bata merah sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif terapi nonfarmakologis yang mudah, aman, dan ekonomis dalam manajemen nyeri.