Rafif Ryandra Izdhihar
Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Kesehatan Seksual Remaja pada Siswa Sanggar Bimbingan (SB) Muhammadiyah Kepong, Malaysia Listiana Masyita Dewi; Miranda Azahra; Rafif Ryandra Izdhihar; Nastiti Farasvita Putri; Lia Kicky Mahmudi
Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar Vol. 3, No. 1, April 2023
Publisher : Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah(ALPTK PTMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56972/jikm.v3i1.103

Abstract

Masa remaja merupakan tahapan perkembangan manusia, dimana terjadi peralihan dari fase kanak-kanak menuju dewasa. Masa remaja sangat erat kaitannya dengan masa pubertas, yaitu masa terjadinya perubahan bentuk fisik dan fungsi tubuh, sehingga seseorang mulai mampu melakukan proses reproduksi seksual. Edukasi terkait kesehatan seksual sangat diperlukan bagi remaja. Namun, sebagai negara yang menganut adab Ketimuran, terkadang hal tersebut masih dianggap tabu. Pemberian edukasi kesehatan seksual pada remaja sangat penting untuk membekali remaja dalam menuju masa dewasanya. Berbagai variasi latar belakang siswa di Sanggar Belajar (SB) Muhammadiyah Kepong, Malaysia, disertai dengan keterbatasan pembelajaran yang diselenggarakan, menyebabkan edukasi tentang kesehatan seksual bagi remaja, khususnya siswa di SB Muhammadiyah Kepong yang sudah mulai memasuki masa remaja, belum tersampaikan. Kegiatan edukasi kesehatan seksual pada remaja ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan pada siswa mengenai apa saja yang terjadi pada diri mereka serta bagaimana mereka harus menyikapinya. Kegiatan edukasi dilakukan melalui active class sharing, sedangkan penilaian pengetahuan siswa diukur melalui pretes dan postes. Melalui kegiatan edukasi ini, didapatkan adanya peningkatan skor pretes dan postes sebesar 132.3%. Dengan demikian kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan para siswa tentang kesehatan seksual pada remaja. Kegiatan serupa dapat kembali diberikan secara berkala pada siswa.