Joko Wasisto, Joko
Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH: UPAYA FUNDAMENTAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA Heriyanto, Heriyanto; Irhandayaningsih, Ana; Wasisto, Joko
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2024): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.8.2.108-112

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas perpustakaan sekolah melalui pengelolaan koleksi buku yang lebih sistematis serta pemberian buku-buku fiksi baru. Kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahapan, meliputi inventarisasi dan klasifikasi koleksi buku, donasi buku fiksi, serta pelatihan singkat bagi staf perpustakaan mengenai manajemen koleksi dan pelayanan pengguna. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan aksesibilitas koleksi perpustakaan, penambahan buku fiksi, serta peningkatan keterampilan staf dalam pengelolaan perpustakaan. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terciptanya budaya literasi di lingkungan sekolah, sehingga siswa lebih termotivasi untuk membaca dan memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat belajar. Dengan hasil yang dicapai, pengabdian ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan literasi dan kualitas pendidikan di sekolah.Kata Kunci: perpustakaan sekolah, minat baca, pengabdian masyarakat, literasi informasi ABSTRACTThis community service activity aims to improve the quality of school libraries through more systematic management of book collections and the provision of new fiction books. The activity was carried out in several stages, including inventory and classification of book collections, donation of fiction books, and short training for library staff on collection management and user services. The results of this activity showed an increase in the accessibility of library collections, the addition of fiction books, and improved staff skills in library management. In addition, this activity also encourages the creation of a culture of literacy in the school environment, so that students are more motivated to read and utilize the library as a learning center. With the results achieved, this service makes a real contribution in supporting the development of literacy and the quality of education in schools.Keywords: School library, reading interest, community services, information literacy     
Pengalaman Informasi Mahasiswa Terhadap Penerapan Layanan Penelusuran Informasi Berbasis Media Sosial Telegram “Sapa Pustakawan Online” di UPT Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus Tasya, Naila; Wasisto, Joko
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.8.3.349-362

Abstract

Skripsi dengan judul “Pengalaman Informasi Mahasiswa Terhadap Penerapan Layanan Penelusuran Informasi Berbasis Media Sosial Telegram “Sapa Pustakawan Online” di UPT Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus” memiliki latar belakang yaitu UPT Perpustakaan IAIN Kudus merupakan satu – satunya perpustakaan perguruan tinggi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) yang telah menerapkan layanan “Sapa Pustakawan Online” yang menggunakan media sosial telegram, maka untuk mengetahui bagaimana pengalaman informasi yang didapatkan mahasiswa dalam penerapan layanan baru “Sapa Pustakawan Online” tersebut, perlu adanya penelitian lebih mendalam. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui dan menganalisa bagaimana pengalaman informasi mahasiswa terhadap layanan penelusuran informasi “Sapa Pustakawan Online” yang diterapkan di UPT Perpustakaan IAIN Kudus. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil analisis data mengenai pengalaman informasi mahasiswa dalam penerapan layanan “Sapa Pustakawan Online” menciptakan tiga tema. Tema pertama yaitu kepuasan informasi mahasiswa. Ketepatan dan kecepatan penyampaian informasi, kelengkapan sumber informasi yang dimiliki UPT Perpustakaan IAIN Kudus dan respon pustakawan. Tema kedua, kemudahan prosedur layanan penelusuran informasi. Kemudahan melakukan identifikasi informasi, reference interview, dan verifikasi informasi. Tema ketiga, aksesibilitas. Kemudahan akses layanan penelusuran informasi “Sapa Pustakawan Online”. Penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mendapatkan pengalaman informasi yang sangat baik dan mengesankan mengenai penerapan layanan “Sapa Pustakawan Online”.
Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi Perpustakaan Digital Epusda Kabupaten Rembang Menggunakan Metode Digiqual Aulia, Firdasari Nike; Wasisto, Joko; Dewi, Athanasia Octaviani Puspita
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 8, No 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.8.4.%p

Abstract

Penelitian ini membahas tentang evaluasi dari pemanfaatan aplikasi perpustakaan digital ePusda Kabupaten Rembang melalui teori DigiQUAL yang terdiri dari 12 dimensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pemanfaatan aplikasi perpustakaan digital ePusda Kabupaten Rembang bagi masyarakat kota Rembang yang ditinjau dari metode DigiQUAL. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menganalisis tiga kategori meliputi persepsi, harapan minimum dan harapan ideal. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner secara online melalui google formulir yang disebarkan kepada responden penelitian. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai superiority gap dengan nilai negatif paling rendah berada pada dimensi accessibility, dan nilai negatif paling tinggi berada pada Digital Library as Community for Users. Sedangkan, nilai adequacy gap dengan nilai positif yang berarti nilai paling tinggi berada pada dimensi navigability, dan nilai negatif yang berarti nilai paling rendah berada pada dimensi evaluating collection. Adapun semua rata-rata dari penilaian kenyataan yang diterima lebih kecil daripada harapan ideal. Secara keseluruhan kualitas perpustakaan digital ePusda Kabupaten Rembang berada dalam batas toleransi, Adapun pada penilaian kenyataan diterima lebih besar daripada harapan minimum terdapat dalam sebagian besar dimensi tersebut, yang berarti bahwa pengguna cukup puas dengan kualitas ePusda Kabupaten Rembang seperti dimensi Collecton Building, Resources Use, Evaluating Collection, Digital Library as Community for Users, Digital Library as Community for Developer.
Motivasi Pemilik “I-Legal Library” dalam Meningkatkan Minat Baca Pengunjung Melalui Kafe Perpustakaan Tsabatulloh, Annas; Wasisto, Joko
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 9, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.9.1.29-46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi dari pemilik I-Legal Library dalam meningkatkan minat baca. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan yang ditetapkan hanya satu, yaitu pemilik I-Legal Library. Pengambilan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa banyak upaya yang dilakukan I-Legal Library untuk meningkatkan minat baca pengunjung, terdiri dari penyediaan ruangan, pengadaan layanan, dan pengadaan kegiatan. Ruang yang tersedia adalah ruang baca indoor, outdoor, dan ruang meeting. Ruangan dibuat senyaman mungkin agar pengunjung dapat suka untuk membaca di ruang tersebut. Koleksi juga secara berkala diupdate agar semakin bervariasi koleksi yang bisa dibaca atau dipinjam. Kemudian yang terakhir, bedah/launching buku diadakan agar pengunjung semakin berminat untuk membaca isi buku tersebut. Upaya tersebut telah didasari dengan motivasi yang kuat. Motivasi ini dibangun dari motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Motivasi intrinsik yang dimiliki pemilik antara lain adanya kebutuhan, minat, dan harapan. Kemudian, motivasi ekstrinsik yang mendorong didirikan I-Legal Library, diantaranya faktor orang lain, faktor lingkungan, dan imbalan. Kedua jenis motivasi ini saling berhubungan dan memberikan dorongan terhadap pemilik I-Legal Library untuk mendirikan dan menjalankan kafe perpustakaan.
Pemanfaatan Gadget dalam Pengembangan Minat Baca Anak Generasi Alfa oleh Orang Tua di Kota Pekalongan Pratama, Muhammad Yudhi; Wasisto, Joko
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 9, No 3 (2025): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.9.3.435-448

Abstract

Generasi alfa merupakan generasi yang lahir sekitar tahun 2010 – 2024, generasi ini tumbuh dan berkembang bersama dengan kemajuan teknologi. Hal ini yang menyebabkan generasi alfa lebih dekat dengan teknologi daripada yang lain. Dengan dekatnya generasi alfa pada teknologi menjadi tantangan tersendiri untuk orang tua mereka dalam menumbuhkan minat baca. Orang tua generasi alfa perlu memikirkan cara yang baru dalam menumbuhkan dan mengembangkan minat baca anaknya. Oleh karena itu, gadget menjadi salah satu pilihan dalam menanamkan minat baca anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara terbaik yang dilakukan orang tua generasi alfa dalam mengembangkan minat baca anaknya dengan tetap mengikuti perkembangan teknologi yang ada melalui pemanfaatan gadget. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan observasi non-partisipan dan wawancara semi terstruktur untuk memperoleh data primer serta studi dokumen untuk mendapatkan data sekundernya. Informan dalam penelitian ini adalah orang tua generasi alfa yang tinggal di Kota Pekalongan sebanyak 8 informan dan data yang diperoleh dianalisis menggunakan thematic analysis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa gadget sangat membantu orang tua generasi alfa dalam mengembangkan minat baca anaknya. Gadget dimanfaatkan untuk mencari referensi bacaan dan juga untuk media pengenealan huruf melalui video maupun game yang ada di dalamnya. Pengalaman orang tua generasi alfa di Kota Pekalongan dalam menggunakan gadget untuk mengembangkan minat baca anaknya juga mengubah mindset mereka dalam mengajarkan minat baca anaknya dengan mencoba menyesuaikan diri dengan keinginan anak mereka. Hal tersebut terbilang efektif karena 87%  informan mengatakan minat baca anak mereka meningkat ketika mereka menggunakan gadget.