Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PROGRAM FIT TO WORK TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PADA OPERATOR ALAT BERAT DI PT. PELABUHAN INDONESIA (PERSERO) SUB REGIONAL JAWA TIMUR Ivan Ardiansyah Nugroho
Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health Vol. 7 No. 2 (2023): Industrial Hygiene and Occupational Health
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jihoh.v7i2.8655

Abstract

Kegiatan bongkar muat barang memiliki potensi dan risiko bahaya sehingga dapat menyebabkan kecelakaan dan penyakit akibat kerja (PAK). Kecelakaan menyebabkan cedera yang mengakibatkan ketidakmampuan untuk melaksanakan tugas secara normal, sehingga memengaruhi produktivitas kerja. Mengatasi hal tersebut perusahaan memiliki program K3 yaitu program fit to work. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh program fit to work terhadap produktivitas kerja pada operator alat berat di PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub Regional Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan seluruh operator alat berat berjumlah 26 orang. Jumlah sampel seluruh operator alat berat berjumlah 26 orang menggunakan metode total sampling. Variabel penelitian ini adalah program fit to work dan produktivitas kerja. Instrumen yang digunakan berupa lembar kuesioner dan dianalisis menggunakan uji regresi ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa operator alat berat beranggapan program fit to work telah terlaksana sangat baik (70%) dan memiliki produktivitas kerja sangat tinggi (80%). Hasil uji regresi ordinal menunjukkan ada pengaruh program fit to work terhadap produktivitas pada operator alat berat di PT. Pelindo (Persero) Sub Regional Jawa Timur (0,000<0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah operator alat berat memiliki produktivitas kerja tinggi karena pelaksanaan program fit to work telah terlaksana sangat baik. Saran yang diberikan tetap mempertahankan produktivitas kerja dengan selalu mengikuti program fit to work setiap sebelum bekerja dan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan di perusahaan, mempertahankan pelaksanaan program fit to work serta melakukan pemanasan tubuh ketika pelaksanaan safety briefing.