Agus Harjanto
Teknik Geologi UPN "Veteran" Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GEOLOGI DAN STUDI PETROLOGI BATUAN GUNUNG API DAERAH GIRITENGAH DAN SEKITARNYA KECAMATAN BOROBUDUR, KABUPATEN MAGELANG, PROVINSI JAWA TENGAH Muhamad Rinaldi; Agus Harjanto; Firdaus Maskuri
Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA Vol 9, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UPN VETERAN YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jigp.v9i1.9542

Abstract

Daerah peenelitian secara administratif terletak di daerah Giritengah, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Secara geografis terletak pada koordinat (X : 407040 – 412076 dan Y: 9152883 – 9157897, UTM 49s) dengan luasan daerah penelitian tersebut yaitu 5 km2. Penelitian Tugas Akhir ini bertujuan untuk mempelajari tatanan geologi meliputi geomorfologi, stratigrafi, struktur geologi, sejarah geologi dan persebaran batuan gunung api di daerah penelitian. Analisis petrografi dilakukan untuk mengetahui komposisi penyusun batuan dan tekstur batuan secara mikroskopis. Analisis mikropaleontologi dilakukan untuk menentukan umur batuan. Analisis struktur dilakukan untuk mengetahui arah tegasan yang berkembang di daerah penelitian. Berdasarkan informasi geomorfologi terdapat bentuklahan perbukitan struktural (S1), lereng struktural (S2) dan dataranaluvial (F1). Sedangkan untuk pola pengaliran yang berkembang di daerah penelitian yaitu pola aliran subdendritik dan subpararel. Daerah penelitian dipengaruhi peristiwa tektonik, yang ditandai dengan peristiwa pengkekaran dan penyesaran. Daerah penelitian tersusun atas beberapa satuan batuan, diantaranya dari tua ke muda: Satuan breksi kaligesing, satuan lava andesit kaligesing dan intrusi andesit kaligesing yang merupakan produk dari kegiatan vulkanisme gunung api tersier yang diendapkan pada lingkungan darat. Satuan batugamping jonggrangan, dan batupasir karbonatan Jonggrangan berumur Miosen Tengah (N12-N13). Berdasarkan pengamatan petrografis, diketahui bahwa batuan gunung api daerah penelitian menunjukkan tekstur politasitik yang menunjukan suatu aliran lava pada saat pembentukan batuan. Selain itu, ditemukan tekstur porfiritik kuat yang merupakan karakteristik batuan gunung api kalk-alkali busur kepulauan(Ewart,1982).Kata Kunci : Geologi, Gunung Api, Petrologi
GEOLOGI DAN PENENTUAN KUNCI FOTO GEOLOGI, IDENTIFIKASI DATARAN BEKAS RAWA DAN GUNUNG API PURBA DI DESA SELOHARJO DAN SEKITARNYA, KECAMATAN KRETEK, KABUPATEN BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Flandy D. Turangan; Bambang Kuncoro; Agus Harjanto
Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA Vol 5, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UPN VETERAN YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jigp.v5i2.9667

Abstract

Dalam penelitian diperlukan metode, persiapan dan perencanaan yang tepat agar penelitian dapat berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran, terlebih penelitian dengan basik pemetaan geologi. Hasil yang diharapkan bahwa yang akan dipetakan nantinya sesuai dengan rencana dan mengurangi timbulnya kesalahan-kesalahan dalam pemetaan. Tahap interpretasi awal atau kerja studio sangat dibutuhkan guna mengetahui kondisi geologi dan menyusun rencana lintasan. Dalam interpretasi menggunakan foto udara. Kajian interpretasi mencangkupinterpretasi pola pengaliran, geomorfologi, stratigrafi dan struktur geologi. Penelitian ini dilakukan di daerah Seloharjo dan Sekitarnya, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan dibagi atas tiga tahap, yaitu tahap akusisi merupakan perolehan data awal yang dipakai sebagai dukungan penelitian ini yaitu kajian pustaka, pemetaan geologi, permecontohan dan kunci foto geologi, tahap analisis merupakan penelaahan dan penguraian atas data hingga menghasilkan simpulan akhir dan tahap sintesa merupakan hasil dari analisis sehingga menjadi kesatuan yangselaras dalam membangun model yang didapatkan. Berdasarkan hasil interpretasi dan pengamatan di lapangan, maka dapat diketahui geologi daerah penelitian. Dalam interpretasi pola pengaliran menghasilkan geomorfologi, stratigrafi dan struktur geologi. Akhirnya hasil interpretasi pola pengaliran dan geomorfologi dikaitkan, sehingga menghasilkan stratigrafi dan struktur geologi di daerah penelitian.Kata-kata Kunci : Geologi, kunci foto, rawa purba, gunung api purba.